Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

2 Bulan Antrean Berular di SPBU, Pertamina Sulawesi Bongkar Biang Kerok dan Gandeng Satgas

📅 Kamis, 10 Sep 2026, 01:35 WIB | Oleh:
2 Bulan Antrean Berular di SPBU, Pertamina Sulawesi Bongkar Biang Kerok dan Gandeng Satgas Doc: ANTARA/Darwin Fatir
Ket. Suasana anteran seratusan kendaraan untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang semakin sulit diperoleh salah satunya di SPBU Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (9/9).

MAKASSAR - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan terintegrasi bersama tim satgas lintas sektoral guna mengurai antrean panjang pembelian bahan bakar minyak (BBM) serta menjamin kelancaran distribusi elpiji tiga kilogram bersubsidi di Sulawesi Selatan, Rabu (9/9).

"Inilah yang kami harapkan dengan pembentukan tim satgas itu," kata Sales Area Manager Retail Sulselbar PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Rainier Axel Siegfried Parlindungan Gultom di Makassar, Rabu.

Axel mengatakan tim satgas lintas sektoral melibatkan aparat penegak hukum, pelaku usaha, serta unsur Pertamina yang memiliki peran dalam suplai dan distribusi.

Menurut dia, pengawasan terintegrasi diperlukan untuk mengurai antrean dan mencegah konsumsi BBM maupun elpiji bersubsidi yang tidak sesuai peruntukan.

"Karena dengan itu kuncinya untuk mengurai semua antrean dan konsumsi yang tidak semestinya, khususnya BBM atau elpiji jenis subsidi ini. Jadi, semua sudah punya peran masing-masing dan dipimpin dari setiap perwakilan pemerintah kabupaten dan kota sebagai sektor utama," ujarnya.

Setelah bertemu pimpinan dan anggota DPRD Sulawesi Selatan serta pihak terkait lainnya, Pertamina menyusun sejumlah langkah penanganan, pengawasan, dan penindakan secara terintegrasi.

"Untuk BBM subsidi, kami akan membuka beberapa SPBU dengan penambahan jam operasional, pengaturan yang lebih teratur, dan kami butuh dukungan pengawasan dari APH dan Dishub untuk mengatur antrean yang terjadi sampai di luar SPBU. Karena, ini kami rasa sudah mengganggu ketertiban umum," katanya.

Sementara itu, untuk elpiji tiga kilogram bersubsidi, Pertamina akan menambah penyaluran di sejumlah wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan.

Langkah tersebut juga melibatkan dinas terkait untuk memastikan ketersediaan elpiji serta penyalurannya sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang berhak menerima subsidi.

Terkait antrean panjang di SPBU yang berlangsung sekitar dua bulan terakhir, Axel mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya peningkatan permintaan dari beberapa sektor.

"Kenaikan permintaan dari sektor-sektor pariwisata, logistik, dan itu juga memiliki peranan yang cukup besar. Stok selalu kami suplai ke SPBU, tidak pernah putus setiap hari, tetapi antrean terus saja terjadi," ujarnya.

Pertamina juga mengakui perilaku konsumen sulit dikendalikan sehingga diperlukan peran tokoh masyarakat untuk mengimbau warga tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak benar mengenai ketersediaan BBM dan elpiji.

Axel mengatakan pihaknya menerima informasi yang beredar di masyarakat mengenai dugaan pembatasan Pertalite dan elpiji tiga kilogram, termasuk isu kenaikan harga.

"Sampai tadi malam saja di SPBU, kami sampai jam 3 pagi, itu masih ada antrean dan itu tidak wajar. Ada semacam yang menyampaikan informasi sepertinya tidak sesuai dengan kebenaran," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Sekarang, Pengurusan Kendar...
Daerah
Kadin Parigi Moutong Pacu H...
Nasional
Boleh Kuliah Gratis, Tapi J...
Daerah
Tuntas Evakuasi Kecelakaan ...
Advertisement
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.