Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Segera Ubah SOTK untuk Percepat Transformasi Digital

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Segera Ubah SOTK untuk Percepat Transformasi Digital Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor
Ket. Rapat perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di Kantor Diskominfo Kabupaten Bogor.

BOGOR - Untuk mempercepat transformasi digital Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyusun perubahan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). “Perubahan tersebut dirancang agar struktur organisasi semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pelayanan public,” jelas Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal.

“Perubahan SOTK bukan sekadar penataan struktur, tetapi agar organisasi dapat bekerja lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya. Menurut Bambang, penataan itu juga ditujukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang komunikasi dan informatika, persandian, serta statistik.

Diskominfo Kabupaten Bogor telah berkoordinasi dan berkonsultasi dengan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat, serta Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital. Koordinasi tersebut untuk memastikan rancangan perubahan SOTK selaras dengan regulasi dan kebijakan pemerintah pusat sekaligus mampu menjawab kebutuhan daerah.

“Koordinasi dan konsultasi ini menjadi bagian dari proses harmonisasi agar perubahan yang disusun benar-benar sesuai dengan ketentuan dan mampu menjawab kebutuhan Kabupaten Bogor ke depan,” ujar Bambang. Selain menyusun perubahan SOTK, Diskominfo menggelar rapat koordinasi penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK).

Penyusunan Anjab dan ABK digunakan untuk memetakan kebutuhan organisasi sekaligus memastikan setiap jabatan memiliki pembagian tugas, tanggung jawab, dan beban kerja yang jelas. “Melalui penyusunan Anjab dan ABK, kita ingin memastikan setiap jabatan memiliki tugas dan tanggung jawab yang jelas serta sesuai dengan kebutuhan organisasi,” katanya.

Bambang menjelaskan perubahan struktur tersebut diharapkan memperkuat peran Diskominfo dalam mendorong transformasi digital pemerintahan, keterbukaan informasi publik, pengelolaan data, dan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat. “Target akhirnya agar Diskominfo semakin kuat sebagai penggerak transformasi digital. Juga makin mampu melayani secara cepat, akurat, dan terintegrasi,” ujar Bambang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Luar Negeri
Sejumlah Provinsi di Thaila...
Advertisement
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebabnya

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebabnya

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.