Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Minta Perbankan Blokir 38.375 Rekening Terindikasi Judi Online

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 15:57 WIB | Oleh:
OJK Minta Perbankan Blokir 38.375 Rekening Terindikasi Judi Online Doc: Tangkapan Layar YouTube OJK
Ket. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat pemberantasan judi online yang dinilai mengancam industri keuangan nasional. Aktivitas ilegal itu juga dinilai berpotensi menimbulkan dampak luas terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Terkait upaya tersebut, OJK menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) untuk mengidentifikasi rekening yang terindikasi digunakan dalam perjudian daring. Hasil identifikasi kemudian menjadi dasar bagi perbankan untuk melakukan penindakan terhadap rekening terkait.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan perbankan telah diminta menindaklanjuti puluhan ribu rekening terindikasi judi online. Hingga kini, terdapat sekitar 38.375 rekening yang diminta OJK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“OJK telah meminta perbankan melakukan enhanced due diligence dan pemblokiran atas kurang lebih 38.375 rekening,” ujar dia, Senin (7/9). “Rekening-rekening tersebut terindikasi melakukan aktivitas perjudian daring berdasarkan data yang disampaikan Kemkomdigi.”

Selain melakukan pemblokiran, OJK meminta perbankan memperluas penelusuran terhadap rekening yang diduga berkaitan dengan judi online. Bank juga diminta menutup rekening yang memiliki kesesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan pihak yang terindikasi terlibat perjudian daring.

Perbankan juga diarahkan menerapkan enhanced due diligence (EDD) atau uji tuntas lanjutan terhadap rekening yang terindikasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pencegahan sekaligus pemberantasan aktivitas perjudian daring melalui sistem keuangan.

OJK menilai pengawasan terhadap rekening terindikasi perlu dilakukan secara berkelanjutan. Koordinasi dengan Kemkomdigi serta industri perbankan terus diperkuat untuk memutus pemanfaatan rekening dalam aktivitas judi online. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
IQAir: Kualitas Udara Jakar...
Ekonomi
Rupiah Rawan Tertekan - 29 ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.