Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Dampak Abu Vulkanik Krakatau, 49 Penerbangan di Bandara Kualanamu Dibatalkan

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 01:25 WIB | Oleh:
Dampak Abu Vulkanik Krakatau, 49 Penerbangan di Bandara Kualanamu Dibatalkan Doc: ANTARA/HO-PT Angkasa Pura Aviasi
Ket. Sejumlah calon penumpang maskapai peberbangan terpaksa melakukan penyesuaian di loket tiket maskapai Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (7/9).

MEDAN - PT Angkasa Pura Aviasi mencatat sedikitnya 49 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu dibatalkan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9).

"Berdasarkan data sementara hari ini tercatat ada 49 penerbangan mengalami pembatalan," kata Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi, Mohamad Hikmat Hidayat di Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin.

Dari total penerbangan yang mengalami pembatalan itu, lanjut dia, yakni rute Kualanamu-Cengkareng pergi-pulang, Kualanamu-Halim Perdanakusuma pergi-pulang, serta Kualanamu-Bandung pergi-pulang.

Adapun maskapai penerbangan yang membatalkan penerbangannya sebanyak lima maskapai meliputi Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Lion Air, Batik Air, dan Pelita Air.

"Informasi terkini Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Bandara Halim Perdanakusuma (HLP), dan Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO) ditutup sementara," kata Hikmat.

Ia menjelaskan perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda hingga kini mengganggu operasional penerbangan di sejumlah bandara.

Data Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Ahad (6/9), terdapat 51 penerbangan dibatalkan, termasuk rute internasional Amsterdam - Cengkareng dialihkan pendaratan ke Kualanamu.

"Kondisi tersebut berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu," tutur dia.

Menurutnya, penerbangan terdampak itu bersifat sementara dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi operasional penerbangan serta kebijakan masing-masing maskapai.

Pihaknya juga terus berkoordinasi intensif dengan AirNav Indonesia, maskapai, otoritas bandara, serta seluruh pemangku kepentingan guna memantau perkembangan kondisi.

Selain itu, memastikan operasional penerbangan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada pengguna jasa bandara.

"Para calon penumpang secara berkala kita imbau agar memastikan kembali status dan jadwal penerbangannya lewat maskapai masing-masing sebelum menuju bandara," ujar Hikmat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
PDB Tiongkok Tetap Tumbuh P...
Megapolitan
Polusi Udara Jakarta Tembus...

KONI: Kejurnas Gateball 2026 Resmi Dibuka

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
KONI: Kejurnas Gateball 202...

BMKG Waspadai Munculnya Siklon Tropis Champi

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Waspadai Munculnya Sik...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.