Kebangkitan Zheng Mengancam Laju Swiatek

Senin, 07 Sep 2026, 06:52 WIB

NEW YORK - Petenis Polandia Iga Swiatek kembali menunjukkan daya juangnya di US Open. Swiatek harus bekerja keras menyingkirkan Marie Bouzkova dalam dua set ketat, 7-6 (7-3), 7-6 (7-3), Minggu (6/9) dini hari WIB, untuk melangkah ke babak 16 besar. Namun, tantangan berikutnya jauh lebih berat. Swiatek akan berhadapan dengan petenis Tiongkok Zheng Qinwen, lawan yang pernah menghentikan langkahnya secara dramatis di semifinal Olimpiade Paris 2024.

Swiatek datang ke New York dengan tekanan besar setelah menjalani musim yang naik-turun. Juara US Open 2022 itu bahkan sempat diragukan setelah penampilannya tidak konsisten sepanjang tahun. Namun, kemenangan di Toronto bulan lalu sedikit mengembalikan kepercayaan dirinya.

Ket. Foto: Petenis Iga Swiatek dari Polandia mengembalikan pukulan saat melawan Marie Bouzkova dari Ceko dalam pertandingan putaran ketiga nomor tunggal putri pada hari ketujuh US Open 2026 di USTA Billie Jean King National Tennis Center, 5 September 2026, di kawasan Flushing, wilayah Queens, Kota New York. — Sumber: Al Bello/Getty Images/AFP

Melawan Bouzkova, Swiatek kembali memperlihatkan mental petarung. Kedua pemain saling mematahkan servis pada awal pertandingan sebelum pertarungan berlangsung ketat. Bouzkova sempat unggul 6-5 dan memiliki momentum, tetapi Swiatek segera membalas untuk memaksakan tie-break. Dengan permainan lebih klinis, dia merebut set pertama.

Drama lebih besar terjadi pada set kedua. Swiatek sempat tertinggal 0-3 dan harus menghadapi tiga set point pada gim ke-12 yang berlangsung hingga lima kali deuce. Dalam situasi tertekan, mantan petenis nomor satu dunia itu tetap tenang hingga akhirnya memaksakan tie-break.

Swiatek kembali tampil dominan. Ia langsung membangun keunggulan dan menutup pertandingan dengan kemenangan tie-break kedua secara beruntun. “Pertandingan ini sangat menguras fisik, dengan banyak reli panjang. Tidak mudah,” ujar Swiatek.

Dia mengakui penyelamatan tiga set point pada set kedua menjadi salah satu momen penting. “Saya hanya fokus memanfaatkan peluang ketika kesempatan itu datang. Saya senang bisa melakukannya,” ujarnya.

Kini, Swiatek harus menghadapi Zheng dalam laga yang menyimpan cerita lama. Dua tahun lalu di semifinal Olimpiade Paris, Zheng secara mengejutkan mengalahkan Swiatek dan menghentikan rentetan 25 kemenangan beruntun petenis Polandia tersebut. Zheng kemudian melanjutkan perjalanan hingga meraih medali emas.

Pertemuan kali ini menjadi kesempatan bagi Swiatek untuk membalas kekalahan tersebut. Namun, Zheng juga datang dengan modal luar biasa setelah melakukan comeback dramatis atas Madison Keys. Zheng, yang harus melalui babak kualifikasi setelah peringkatnya merosot akibat cedera siku kanan dan operasi, menumbangkan unggulan keenam belas Keys 1-6, 7-6 (7-3), 7-5. Petenis Tiongkok itu bahkan tertinggal 0-5 pada set penentuan dan menghadapi match point. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.