Ledakan Besar Terjadi di Barak Militer Bolivia, 10 Orang Tewas

Sabtu, 05 Sep 2026, 10:25 WIB

VIACHA - Sebuah ledakan di barak militer di Bolivia pada hari Jumat (4/9) menewaskan sedikitnya sepuluh orang dan melukai puluhan lainnya.

Mengutip Canberra Times, Menteri Pertahanan Bolivia Ernesto Justiniano mengatakan setidaknya 58 orang terluka ketika "bahan piroteknik" meledak di barak tempat resimen artileri ditempatkan, sekitar pukul 14.30 (18.30 GMT).

Ket. Foto: Para pejabat Bolivia mengatakan ledakan itu berasal dari gudang kembang api Kementerian Pertahanan. — Sumber: Canberra Times/EPA

Pejabat kesehatan Rita Nebraska mengatakan kepada televisi lokal, antara 10 hingga 15 orang diyakini telah tewas dalam insiden di Viacha, sekitar 30 kilometer (19 mil) dari La Paz, menurut Reuters.

Polisi mengatakan puluhan rumah mengalami kerusakan - dan petugas darurat sedang mencari di antara reruntuhan.

Jendela-jendela rumah hancur dan menerbangkan puing-puing, sementara kepulan asap hitam tebal membumbung ke langit, seperti yang terlihat dalam rekaman di media sosial.

Nebraska menyatakan ada risiko ledakan lebih lanjut dan mendesak masyarakat untuk tetap berada setidaknya 150 meter dari pangkalan militer tersebut.

Juru bicara kepolisian Roger Roca mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa kembang api telah disimpan di barak tersebut, dan penyebab ledakan masih dalam penyelidikan.

Tujuh orang hilang, ujar Roca.

Pihak berwenang Viacha telah mengumumkan tiga hari berkabung.

  • Ledakan Besar

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.