UEFA Usut Guendouzi dan Greenwood, Fenerbahce Terancam Sanksi
Jumat, 04 Sep 2026, 06:00 WIBISTANBUL â UEFA membuka proses disipliner terhadap dua pemain Fenerbahce, Matteo Guendouzi dan Mason Greenwood, menyusul insiden dalam leg kedua playoff Liga Champions melawan Olympique Lyonnais.
Fenerbahce mengonfirmasi proses tersebut pada hari Kamis (3/9). UEFA mengambil tindakan setelah pertandingan yang berlangsung di markas Lyon bulan lalu, ketika Fenerbahce meraih kemenangan 2-1 dan memastikan lolos ke fase liga Liga Champions dengan keunggulan agregat 3-2.
Guendouzi dan Greenwood dituduh melakukan gestur provokatif ke arah pendukung Lyon. Situasi kemudian memanas dan berujung keributan ketika Guendouzi meninggalkan lapangan seusai pertandingan.
Fenerbahce menyatakan siap memberikan pembelaan kepada UEFA demi melindungi kepentingan klub maupun kedua pemain tersebut.
âKlub kami akan menyampaikan pembelaan yang diperlukan kepada badan-badan UEFA terkait untuk melindungi hak dan kepentingan para pemain kami serta Fenerbahce selama proses ini.â
Bukan hanya Guendouzi dan Greenwood yang menjadi perhatian UEFA. Fenerbahce sebagai klub juga tengah berada dalam proses pemeriksaan disipliner terkait insiden yang terjadi dalam pertandingan tersebut.
Seorang juru bicara UEFA mengatakan seluruh kejadian dalam pertandingan masih berada di tangan badan disipliner UEFA.
âSemua yang terjadi dalam pertandingan tersebut masih berada di badan disipliner,â kata juru bicara UEFA.
Insiden di Lyon sebelumnya memang berlangsung dalam suasana panas. Keributan terjadi di lapangan setelah pertandingan, sementara sejumlah pemain dan staf dari kedua kubu ikut terlibat. UEFA juga tengah menelusuri berbagai insiden yang terjadi sepanjang laga.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Fenerbahce berhasil mencapai target utama mereka.
Kemenangan 2-1 di leg kedua membuat klub Turki itu menang agregat 3-2 dan berhak tampil di fase liga Liga Champions musim ini.
Namun, dengan proses disipliner yang kini berjalan, Guendouzi dan Greenwood berpotensi menghadapi sanksi UEFA. Bentuk dan berat hukuman masih menunggu keputusan badan disipliner setelah seluruh proses pemeriksaan selesai.
Fenerbahce menegaskan akan mengikuti proses tersebut dan menyiapkan pembelaan resmi untuk para pemain serta klub.
Berita Terkait:
-
Luncurkan Program Bandung Utama Goes to Zero New Stunting, Pemkot Fokus Benahi Sanitasi, Lingkungan, dan Gizi
-
Orang Tua Pilih Bekerja Dekat Rumah untuk Kurangi Beban Pengasuhan Anak Saat Libur Sekolah
-
Mengapa WN Selandia Baru yang Jadi Tersangka Tidak Ditahan Polisi? Ternyata Ini Alasannya
-
Penuhi Pasokan Oli ke Indonesia Timur, Pertamina Lubricants Perkuat Production Unit Gresik
-
Guncang Malaysia! Tim Woodball Indonesia Langsung Sabet 2 Emas di Kejuaraan Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.