Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat Larang DO Siswa dengan Perilaku Berisiko

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 12:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekolah Rakyat Larang DO Siswa dengan Perilaku Berisiko Doc: ANTARA
Ket. Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat Prof. Muhammad Nuh menjawab pertanyaan pewarta terkait dinamika sosial siswa Sekolah Rakyat selepas konferensi pers Pansel Seleksi Terbuka Calon Komisioner Komisi Nasional Disabilitas (KND) 2026-2031 di Jakarta, Jumat (4/9/2026)

JAKARTA - Sekolah Rakyat menerapkan pemilahan khusus terhadap siswa yang membawa indikasi kecenderungan perilaku psikososial berisiko sebelum digabungkan dengan siswa lainnya di lingkungan asrama.

Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat Prof. Mohammad Nuh yang ditemui di Jakarta, Jumat (4/9), mengatakan pemilahan tersebut bertujuan agar interaksi antar-anak dari latar belakang sosial yang berbeda tidak justru memicu permasalahan atau penularan perilaku yang merugikan.

"Jika ada anak-anak yang membawa perilaku sosial yang dapat merusak, jika langsung digabung maka harus diisolasi dan dibenahi terlebih dahulu. Begitu sudah normal dan baik, baru bisa dicampur dengan siswa lainnya," kata Mohammad Nuh.

Nuh menjelaskan evaluasi Sekolah Rakyat fokusnya pada tiga variabel utama saat penerimaan siswa baru, yakni kondisi fisik dan kesehatan, profil psikososial, serta kemampuan akademik.

Pemilahan serupa juga diberlakukan pada siswa yang mengidap penyakit fisik menular, seperti tuberkulosis (TBC), untuk menjalani pengobatan terlebih dahulu.

Kepala sekolah, guru, serta wali asuh, dan wali asrama, di Sekolah Rakyat memiliki kewenangan penuh untuk mengidentifikasi dan menangani dinamika perilaku siswa agar tidak memicu kompleksitas baru dalam proses belajar mengajar.

Dia mengakui inamika perilaku siswa yang demikian itu terjadi di hampir setiap Sekolah Rakyat, karena memang mereka yang menjadi peserta didik berasal dari berbagai macam latar belakang dan kerasnya pengalaman hidup mereka.

Adapun misalnya ada yang anak jalanan yang kehidupannya dulu cenderung bebas hingga menjadi nakal, lalu mengganggu temannya yang cenderung tidak percaya diri.

"Ada, ada, dan itu sudah kita tanganin yang case-case begitu. Saat penyaringan belum terlihat, tapi baru kelihatan ketika sudah berjalan. Jadi semua sudah ada peta jalannya, begitu," katanya.

Kendati memberlakukan sistem pemilahan, Nuh menegaskan Sekolah Rakyat tetap memegang prinsip dasar tanpa seleksi akademik dan melarang keras tindakan pemberhentian (Drop Out/DO) terhadap siswa.

Hal tersebut tidak lepas dari tujuan program Sekolah Rakyat yakni mengentaskan kemiskinan berbasis pendidikan, sehingga memang dikhususkan untuk menampung anak-anak dari kelompok masyarakat miskin-rentan miskin yang masuk dalam kategori Desil 1 - 4.

Adapun desil merupakan pemeringkatan untuk menentukan kondisi sosial ekonomi sebuah keluarga nasional. Untuk Desil 1-4 merupakan keluarga miskin-rentan miskin, 5-8 merupakan kelompok keluarga menengah, dan 9-10 kelas atas atau kaya raya.

"Prinsipnya tidak boleh melepaskan atau men-DO anak-anak di Sekolah Rakyat. Kalau kita DO, siapa lagi yang akan mengurus mereka? Sekolah Rakyat berada di kuadran anak tidak mampu dengan kemampuan akademik yang perlu dibina dan buktinya sekarang banyak yang percaya diri, bakatnya keluar," tutur mantan Menteri Pendidikan Nasional tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Pemkab Bulungan Gelar GMP, ...
Olahraga
LeBron James Rusak Pesta Ju...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

Hasil Liga Champions: Arsenal Imbangi Tuan Rumah Bayern Muenchen 2-2

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.