Samuel Eto’o Minta Federasi Sepak Bola Afrika Dukung Gianni Infantino
📅 Jumat, 04 Sep 2026, 00:30 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraEto’o menilai federasi sepak bola Afrika tidak bisa diharapkan memiliki pandangan yang sama dengan negara-negara sepak bola kaya di Eropa.
Menurutnya, banyak federasi Afrika masih bergantung pada dukungan pemerintah dan memiliki anggaran yang sangat terbatas.
“Ketika Anda melihat ada federasi yang memiliki anggaran hanya 150.000 euro (sekitar 2,9 miliar rupiah), bagaimana mereka bisa bersaing dengan negara-negara besar?” kata Eto’o.
“Kami tidak akan pernah bisa memiliki persepsi yang sama mengenai berbagai hal seperti negara-negara besar.”
Keterbatasan finansial, lanjut Eto’o, juga menjadi salah satu alasan mengapa Afrika kerap kehilangan talenta-talenta terbaiknya ke Eropa.
Ia bahkan memberikan contoh Kamerun yang menurutnya berpotensi melahirkan pemain dengan level seperti Kylian Mbappe dan Aurelien Tchouameni apabila memiliki sumber daya finansial yang lebih besar.
“Jika Kamerun memiliki kesempatan untuk mengandalkan anggaran 20 juta atau 40 juta dollar AS (sekitar 318 miliar hingga 636 miliar rupiah) per tahun, tentu saja kami akan memiliki pemain seperti Mbappe dan Tchouameni,” ujarnya.
Mbappe dan Tchouameni merupakan pemain timnas Prancis yang memiliki hubungan keluarga dengan Kamerun.
Eto’o tetap mengakui besarnya peran UEFA dalam perkembangan sepak bola dunia. Namun, ia menegaskan bahwa kontribusi konfederasi Eropa tidak seharusnya membuat kepentingan konfederasi lain menjadi kurang penting.
“UEFA adalah konfederasi penting bagi FIFA. Mereka memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap sepak bola,” kata Eto’o.
“Tetapi UEFA tidak boleh dianggap sebagai satu-satunya atau konfederasi yang paling penting.”
Pernyataan Eto’o sekaligus menegaskan posisi Afrika yang melihat perluasan akses dan distribusi sumber daya sebagai bagian penting dalam pembangunan sepak bola global.
Bagi mantan bintang Barcelona dan Inter Milan itu, bertambahnya kesempatan tampil di Piala Dunia bukan sekadar persoalan jumlah peserta, melainkan peluang bagi negara-negara Afrika untuk berkembang, memperoleh pengalaman dan mempertahankan talenta terbaik mereka.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!