Samuel Eto’o Minta Federasi Sepak Bola Afrika Dukung Gianni Infantino
📅 Jumat, 04 Sep 2026, 00:30 WIB | Oleh: Benny Mudesta PutraYAOUNDÉ – Presiden Federasi Sepak Bola Kamerun (FECAFOOT), Samuel Eto’o, menyerukan agar federasi-federasi sepak bola Afrika memberikan dukungan kepada Presiden FIFA Gianni Infantino. Eto’o menilai Infantino telah mempercepat perkembangan sepak bola di benua Afrika sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi negara-negara Afrika tampil di Piala Dunia.
“Presiden Gianni Infantino telah mengubah sepak bola,” kata Eto’o dalam wawancara dengan media Prancis, L’Equipe.
“Infantino telah membantu benua kami. Dia membantu federasi-federasi kami berkembang jauh lebih cepat dan kami harus mengakui hal tersebut. Kami seharusnya mendukungnya atas semua yang telah dicapainya sejauh ini.”
Pernyataan Eto’o muncul ketika hubungan antara Infantino dan UEFA justru semakin memanas. Sikap tersebut memperlihatkan perbedaan kepentingan antara sejumlah pemimpin sepak bola Afrika dan Eropa dalam melihat kebijakan FIFA.
Menurut mantan penyerang timnas Kamerun itu, salah satu kontribusi terbesar Infantino adalah memperluas akses negara-negara terhadap turnamen sepak bola terbesar di dunia.
“Dia telah memberikan kesempatan kepada negara-negara yang sebelumnya tidak pernah memiliki peluang untuk tampil di turnamen terbesar, yaitu Piala Dunia,” ujar Eto’o.
Infantino sendiri telah menyatakan akan mencalonkan diri kembali sebagai Presiden FIFA dalam Kongres FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret 2027.
Perubahan format Piala Dunia menjadi 48 peserta memberikan keuntungan besar bagi sepak bola Afrika. Pada Piala Dunia 2026 yang digelar di Kanada, Meksiko dan Amerika Serikat, Afrika memperoleh sembilan tiket langsung, meningkat dibandingkan lima tempat pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
Bagi Eto’o, bertambahnya kuota tersebut merupakan salah satu bentuk nyata perubahan yang dibawa era kepemimpinan Infantino.
Di sisi lain, UEFA mengambil posisi berbeda. Konfederasi sepak bola Eropa itu sebelumnya menentang proposal FIFA yang kini telah dibatalkan, terkait pemindahan hak komersial Piala Dunia putra dan putri serta Piala Dunia Antarklub kepada badan baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE).
Dalam rencana tersebut, investor eksternal akan diberikan kesempatan untuk mengambil kepemilikan saham di entitas baru tersebut.
FIFA kemudian menyatakan proyek tersebut telah dibatalkan secara permanen. Namun, UEFA tetap mempertanyakan cara FIFA menangani rencana tersebut.
UEFA bahkan telah meminta izin pengadilan Amerika Serikat untuk memperoleh bukti yang berpotensi digunakan dalam pengaduan pidana di Swiss terhadap Infantino serta sejumlah pejabat dan penasihat FIFA lainnya.
UEFA juga menyatakan akan bekerja sama dengan mitra dan para pemangku kepentingan untuk mengusulkan mekanisme baru dalam distribusi sumber daya melalui program FIFA Forward yang sudah ada.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!