Sade Harus Bangkit Tanpa Kehilangan Jati Diri, Kemenpar Siapkan Master Plan
Jumat, 04 Sep 2026, 20:35 WIBJAKARTA â Kebakaran yang melanda Desa Adat Sade, Lombok Tengah, tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menjadi ujian bagi keberlangsungan warisan budaya Sasak.
Rekonstruksi yang mulai berjalan kini diarahkan bukan sekadar membangun kembali rumah dan fasilitas yang terbakar, melainkan memulihkan identitas, aktivitas sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat.
Tantangannya adalah menemukan keseimbangan antara mempertahankan karakter asli Sade dan memperkuat aspek keselamatan.
Pemerintah menyiapkan masterplan bersama masyarakat adat, termasuk sistem proteksi kebakaran dan penataan infrastruktur, agar Sade dapat bangkit tanpa kehilangan wajah tradisionalnya.
Kementerian Pariwisata mulai menyiapkan skema untuk merekonstruksi Desa Sade di Nusa Tenggara Barat pasca terjadinya musibah kebakaran pada Sabtu (22/8).
"Kami dari Kementerian Pariwisata bersama Poltekpar juga membantu, kami akan rapatkan dengan Pemda tentang bagaimana memulihkan kembali dan membangun kembali dan tentu sama-sama melibatkan masyarakat," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (4/9).
Widiyanti menyampaikan bahwa pemulihan itu akan berfokus pada penyusunan masterplan rekonstruksi yang menyeluruh, tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat lokal.
Guna menyelaraskan langkah, Widiyanti menggelar rapat koordinasi bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Politeknik Pariwisata Lombok, serta para pemangku kepentingan ekosistem pariwisata. Rapat tersebut merumuskan empat langkah utama dalam rencana jangka panjang rekonstruksi Desa Adat Sade.
Langkah pertama diawali dengan pembentukan tim kerja lintas sektor yang melibatkan kementerian/lembaga pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra, serta masyarakat adat.
Tim ini bertugas melakukan pendataan terperinci terhadap masyarakat dan pekerja terdampak agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara terarah dan tepat sasaran.
Selanjutnya, pemerintah merencanakan pembukaan akun donasi satu pintu guna mempermudah pengumpulan dana rekonstruksi desa. Langkah ini juga diimbangi dengan upaya pemenuhan pasokan bahan baku bangunan tradisional yang menjadi tantangan utama masyarakat adat dalam memulihkan hunian mereka.
Langkah ketiga difokuskan pada penyusunan masterplan rekonstruksi yang disusun bersama para pemangku kepentingan dan masyarakat adat agar tetap mempertahankan karakter serta identitas keaslian Desa Sade.
Masterplan ini dilengkapi dengan sistem Proteksi Kebakaran Terintegrasi, seperti penyediaan titik-titik APAR komunal yang didesain menyatu dengan estetika desa, pembuatan embung air darurat, serta penataan infrastruktur dasar seperti sanitasi dan pengelolaan sampah.
Ia menegaskan bahwa rumah adat di Sade memiliki nilai historis yang tinggi serta menjadi tumpuan mata pencaharian warga, sehingga pemerintah bersama pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan pembangunan rumah layak tinggal bagi masyarakat adat Sade.
Widiyanti juga meminta agar proses pemulihan harus dilakukan secara menyeluruh dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama.
Selanjutnya, ia berharap seluruh rangkaian masterplan rekonstruksi ini dapat menjadi proyek percontohan (pilot project) bagi desa-desa adat lainnya dalam memperkuat mitigasi risiko dan keselamatan tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisi.
Dalam kesempatan itu dia juga menyampaikan empati mendalam kepada masyarakat terdampak.
- Kemenpar
- Desa Adat Sade
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menpar Nilai Konser Andrea Bocelli Bantu Promosi Pariwisata Indonesia
-
Pemerintah segera rekonstruksi Desa Adat Sade
-
Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar
-
Feskop Papua 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Kopi Unggulan Indonesia Timur
-
Kolaborasi Sinergis MUI dan AMREI Gelar “Risk-Based Performance Management Trainng"
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.