Tekan Stunting dan Kemiskinan, Bangka Tengah Kembangkan Ekonomi Biru

Rabu, 02 Sep 2026, 13:40 WIB

BABEL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengembangkan program ekonomi biru melalui pemberdayaan masyarakat pesisir untuk menekan stunting dan kemiskinan ekstrem.

Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda di Koba, Rabu (2/9), mengatakan sektor perikanan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pemenuhan gizi keluarga.

Ket. Foto: Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda di Koba, Rabu (2/9). — Sumber: antara foto

"Sebagai daerah kepulauan, tentu program ekonomi biru sangat strategis untuk kita kembangkan dalam upaya menekan stunting dan kemiskinan," kata Efrianda.

Menurut dia, potensi perikanan yang dimiliki Bangka Tengah dapat dioptimalkan melalui pemberdayaan masyarakat pesisir sehingga memberikan nilai tambah dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Pengembangan sektor tersebut juga diarahkan untuk mendukung program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya dalam penyediaan sumber pangan bergizi berbasis potensi lokal.

"Program ini kita jalankan secara kolaboratif dan bersinergi dengan berbagai elemen, termasuk pihak swasta," ujarnya.

Efrianda mengatakan pemberdayaan masyarakat pesisir dilakukan dengan mendorong hilirisasi produk perikanan sehingga hasil tangkapan tidak hanya dijual sebagai bahan mentah.

Ia mengatakan pengolahan produk perikanan menjadi berbagai produk bernilai ekonomi dapat membuka peluang usaha baru sekaligus memperluas lapangan pekerjaan bagi masyarakat pesisir.

Upaya tersebut diharapkan mampu membangun kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan pemenuhan gizi keluarga.

Pemkab Bangka Tengah terus mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan melalui kolaborasi lintas sektor agar manfaat ekonomi biru dirasakan langsung masyarakat.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.