Putin dan Xi Bahas Ketidakpastian Tatanan Global
📅 Rabu, 02 Sep 2026, 02:45 WIB | Oleh: Tim PenulisKTT Bishkek berlangsung pada saat beberapa anggota SCO berada di tengah-tengah perang nyata atau perang dagang, dengan pemberlakuan tarif AS terhadap barang-barang Tiongkok dan India.
Bulan ini, AS memberlakukan sanksi sekunder terhadap mitra dagang Iran di sektor emas, teknologi, aset digital, penerbangan, dan transportasi maritim, dengan tujuan melumpuhkan ekonomi Teheran. Selain itu Washington DC juga mengancam sekutu Iran dengan sanksi.
Tiongkok yang merupakan negara importir utama minyak Iran, menanggapi ancaman AS itu dengan mengatakan bahwa mereka akan dengan tegas membela kepentingannya.
Sedangkan Iran yang telah dikenai sanksi sejak revolusi tahun 1979, secara konsisten menyatakan bahwa mereka tidak akan menyerah pada tekanan ekonomi walau Presiden Pezeshkian mengakui bahwa negaranya saat ini menghadapi kesulitan ekonomi.
“Teheran percaya bahwa keanggotaan dan partisipasi aktifnya dalam aliansi seperti SCO ini dapat memungkinkannya untuk menghindari sanksi AS dan Eropa, walau manfaat nyata dari kelompok tersebut masih belum pasti," ungkap Mohammad Hassan Najmi, seorang pakar hubungan internasional. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!