Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Tersangka Korupsi Pemkab Bogor Diperiksa

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiga Tersangka Korupsi Pemkab Bogor Diperiksa Doc: ANTARA/Rio Feisal
Ket. Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta.

BOGOR – Tiga tersangka kasus korupsi Pemkab Bogor mulai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka adalah Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor (AM), ASN Bappenda Kabupaten Bogor (ASN), dan Kepala Subbagian Keuangan Bappenda Kabupaten Bogor (RS).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan, bBerdasarkan catatan KPK, Kepala Bappenda Kabupaten Bogor Adi Mulyadi (AM) memenuhi panggilan pada pukul 10.25 WIB. Sedangkan GS dan RS tiba pukul 10.33 WIB.

Menurut Budi, KPK juga memanggil Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bogor, Yunita Mustika Putri untuk diperiksa sebagai saksi. Namun hingga pukul 14.00 WIB, Yunita belum tercatat dalam daftar kehadiran saksi.

Dengan demikian, belum diketahui apakah dia memenuhi panggilan KPK atau tidak. Sebelumnya, beredar informasi mengenai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kabupaten Bogor pada tanggal 20 Agustus. KPK kemudian meluruskan informasi tersebut dengan menyatakan tidak ada OTT di Kabupaten Bogor.

Namun, pada tanggal 21 Agustus, KPK mengakui telah mengamankan barang bukti berupa uang Rp1,5 miliar dalam penyelidikan dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Penyelidikan tersebut kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan. KPK menerbitkan surat perintah penyidikan umum terkait dugaan penerimaan uang oleh penyelenggara negara di Pemerintah Kabupaten Bogor.

Penerimaan uang tersebut diduga berasal dari pemotongan upah pungut di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor. Selain perkara tersebut, KPK juga mengungkapkan sedang menyidik dugaan korupsi terkait pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Pada tanggal 27 Agustus, KPK menggeledah Bappenda, serta BKPSDM Kabupaten Bogor. Sehari setelahnya, KPK menggeledah Disdik Kabupaten Bogor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Refleksi 24 Tahun Peristiwa Bom Bali

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Refleksi 24 Tahun Peristiwa...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.