Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terdampak Kemarau, PDAM Pontianak Penuhi Kebutuhan Warga Air Bersih Gratis

3 Selasa, 01 Sep 2026, 14:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terdampak Kemarau, PDAM Pontianak Penuhi Kebutuhan Warga Air Bersih Gratis Terdampak Kemarau, PDAM Pontianak Penuhi Kebutuhan Warga Air Bersih Gratis Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah warga di Pontianak mengisi air bersih ke dalam galon, Selasa (1/9/2026). Air bersih tersebut gratis yang dihadirkan PDAM Tirta Khatulistiwa.

PONTIANAK – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Khatulistiwa Pontianak menyediakan layanan air bersih gratis untuk memenuhi kebutuhan warga yang saat ini mengalami kesulitan air bersih tersebut dampak kemarau panjang.

"Layanan air bersih tidak dipungut biaya. Kualitas air yang disediakan dapat digunakan untuk konsumsi. Namun, masyarakat tetap diimbau memasak air terlebih dahulu sebelum diminum," ujar Direktur Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa, Abdullah, di Pontianak, Selasa (01/9).

Ia mengatakan masyarakat dapat mengambil air menggunakan jeriken atau wadah masing-masing. Perumda telah menyiapkan keran-keran pengambilan air dan layanan tersebut sudah berjalan sejak Rabu (26/8) pekan lalu. 

Untuk kapasitas, Abdullah menjelaskan stok air di Perumnas III saat ini sekitar 500 meter kubik. Jumlah yang hampir sama juga tersedia di Booster Wonoyoso. Sementara untuk Imam Bonjol, kapasitas akan menyesuaikan kondisi distribusi air baku dari Penepat.

“Stok kita di Perumnas III kurang lebih 500 kubik. Di Wonoyoso hampir sama, sekitar 500 kubik. Untuk Imam Bonjol kondisional,” katanya.

Ia memastikan penyediaan titik pengambilan air bersih gratis ini tidak mengganggu operasional rutin layanan perpipaan kepada pelanggan. Seluruh instalasi tetap dioperasikan maksimal, terutama ketika kadar air baku mulai menurun.

“Untuk operasional rutin, semua instalasi tetap kita maksimalkan. Ini tidak mengganggu aliran harian,” katanya.

Ia menyebut, saat ini kualitas air baku di Sungai Kapuas mulai menunjukkan penurunan kadar garam hingga di bawah 1.000 miligram per liter. Kondisi tersebut juga terjadi di Parit Mayor, sehingga distribusi melalui jaringan perpipaan terus dimaksimalkan.

Terkait penyaluran air bersih, Perumda Tirta Khatulistiwa akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, mulai dari dinas, kecamatan, kelurahan, hingga unsur lain yang membantu distribusi ke masyarakat.

“Ke depan kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait, baik dinas, kecamatan, maupun kelurahan,” ujarnya.

Perumda akan terus mengevaluasi stok air tawar dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Jika diperlukan, titik pengambilan air dapat ditambah menyesuaikan permintaan warga. Selain layanan untuk masyarakat umum, Perumda Tirta Khatulistiwa juga memprioritaskan suplai air bersih untuk fasilitas kesehatan,di antaranya rumah sakit yang melayani pasien cuci darah.

“Yang rutin kami lakukan adalah suplai untuk instalasi darurat rumah sakit, terutama rumah sakit yang menangani pasien cuci darah. Itu menjadi prioritas kami,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.