Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tahun Ini, Total 25 Kilometer Jalan Kabupaten Diperbaiki Pemerintah Gunungkidul  

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 13:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tahun Ini, Total 25 Kilometer Jalan Kabupaten Diperbaiki Pemerintah Gunungkidul   Doc: ANTARA
Ket. Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat melakukan kunjungan di salah satu proyek perbaikan jalan di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (31/8/2026).

YOGYAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tahun ini menangani perbaikan jalan kabupaten dengan total panjang 25 kilometer yang tersebar di sejumlah ruas, terutama akses yang dinilai vital dan strategis.

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, di Gunungkidul, Selasa (01/9), mengatakan dirinya telah meninjau langsung sejumlah proyek perbaikan jalan, di antaranya Jalan Duwet-Wareng, Jalan Serpeng-Semanu, dan Jalan Plembutan-Dengok.

"Ada pembangunan talud ruas jalan Kemiri-Pulebener, pembangunan drainase ruas jalan Singkil-Giring dan sebagainya," katanya.

Menurut Endah, peninjauan yang dilakukan pada Senin (31/8) tersebut merupakan salah satu upaya memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dengan melihat langsung kondisi di lapangan.

"Secara keseluruhan, tahun ini pemerintah daerah menangani total 25 kilometer jalan kabupaten yang tersebar di beberapa ruas," ujarnya.

Ia mengatakan total anggaran yang dialokasikan untuk penanganan tersebut mencapai sekitar Rp40 miliar, belum termasuk rencana penambahan anggaran melalui perubahan anggaran mendatang.

Dalam pelaksanaan pembangunan, kata dia, terdapat dukungan dari masyarakat. Di beberapa lokasi, warga secara sukarela mengizinkan penebangan pohon untuk pembangunan drainase.

"Di beberapa lokasi, warga dengan sukarela mengizinkan penebangan pohon untuk pembangunan drainase," katanya.

Selain itu, salah seorang warga di Kalurahan Kedungpoh, Kapanewon Nglipar, bahkan menghibahkan tanahnya untuk pemasangan sodetan gorong-gorong guna mengatasi banjir saat hujan.

"Terkait hibah dan dukungan lahan ini, kita juga memberikan arahan tegas agar seluruh kesepakatan dilakukan secara tertulis," ujarnya.

Menurut Endah, langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah potensi gugatan atau implikasi hukum pada masa mendatang bagi pemerintah maupun masyarakat.

"Saat ini, persentase penyerapan anggaran bisa segera mencapai target 90 persen sebagai bagian dari rapor kinerja Dinas PU," katanya.

Pemkab Gunungkidul juga mengupayakan sumber pendanaan lain untuk rencana jangka panjang melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Kabupaten Gunungkidul Rakhmadian Wijayanto menambahkan bahwa selain perbaikan jalan, Dinas PU melalui sejumlah bidang tengah menjalankan berbagai program strategis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.