Pemkot Bandung Beri Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Senin, 31 Agu 2026, 15:40 WIB

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyerahkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp2.032.736.809 untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan tersebut dihimpun dari kepedulian masyarakat Kota Bandung dan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung untuk selanjutnya didistribusikan oleh Baznas Republik Indonesia.

Serah terima bantuan berlangsung di Balai Kota Bandung, Senin (31/8). Bantuan diserahkan langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, kepada Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid.

Ket. Foto: — Sumber: Humas Kota Bandung

Wali Kota Farhan mengapresiasi seluruh pihak yang telah ikut bergotong royong dalam penggalangan bantuan tersebut. Bantuan itu merupakan wujud kepedulian warga Kota Bandung terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

"Ini amanah untuk diserahterimakan berupa bantuan bagi korban gempa di NTT dari warga Kota Bandung melalui Baznas Kota Bandung langsung diberikan kepada Baznas RI," ujar Wali Kota Farhan.

Wali Kota Farhan mengatakan meskipun nilai bantuan tersebut belum sebanding dengan kebutuhan akibat bencana, semangat gotong royong yang muncul diharapkan dapat menjadi pemicu bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian melalui zakat, infak, dan sedekah.

"Memang jumlahnya dibandingkan dengan bencananya tidak seberapa, tapi mudah-mudahan ini memicu gelombang zakat, infak dan sedekah dari warga Kota Bandung untuk membantu saudara-saudara kita di NTT melalui Baznas," kata dia.

Ia juga mengapresiasi dukungan Bank bjb yang turut berkontribusi melalui dana CSR. Wali Kota Farhan menilai kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam merespons persoalan kemanusiaan.

Wali Kota Farhan menyebut, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas warga Bandung terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.

Ia berharap kolaborasi yang telah terbangun antara Pemkot Bandung, Baznas Kota Bandung, Baznas RI, Bank BJB, dunia usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga kepedulian sosial tidak berhenti pada satu momentum bencana.

"Semoga apa yang kita lakukan sekarang ini memberikan berkah dan manfaat," kata Wali Kota Farhan.

Sementara itu ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, mengapresiasi langkah Pemkot Bandung yang memilih menyalurkan bantuan melalui jalur kelembagaan Baznas. Menurut dia, pola tersebut membuat penyaluran bantuan dapat dilakukan secara terkoordinasi sesuai kebutuhan korban di lapangan.

"Terima kasih, Pak Wali Kota, luar biasa. Pertama telah menggalang kepedulian kita untuk saudara-saudara kita di NTT. Dan luar biasa kedua, Bapak betul-betul memerankan Baznas," ujar Sodik.

Sodik menjelaskan bahwa Baznas RI telah bergerak sejak awal terjadinya bencana di NTT. Tim Baznas dikirim ke lokasi untuk memberikan bantuan tanggap darurat, mulai dari penyediaan tenda, makanan dan sembako, layanan kesehatan, air bersih, hingga perhatian khusus bagi perempuan dan anak-anak.

Untuk tahap pascabencana, Baznas RI juga menyiapkan sejumlah program. Di antaranya renovasi fasilitas umum, bantuan perlengkapan sekolah seperti bangku, buku dan tas, beasiswa, serta dukungan usaha bagi masyarakat terdampak.

"Pascabencana yang akan kami lakukan adalah infrastruktur, bantuan-bantuan untuk sekolah sampai beasiswanya, dan yang ketiga adalah kesehatan," kata dia.

Sodik berharap bantuan dari Kota Bandung dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat NTT sekaligus memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.

Ia menilai Kota Bandung memiliki potensi untuk menjadi salah satu daerah percontohan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, terutama karena dukungan pemerintah daerah dan tingginya kepedulian masyarakat.

Di tempat yang sama, ketua Baznas Kota Bandung, Momon Ahmad Imron Sutisna, mengatakan dana kemanusiaan tersebut berhasil dihimpun setelah Wali Kota Bandung menerbitkan surat edaran sebagai tindak lanjut atas surat edaran Ketua Baznas RI terkait penggalangan donasi untuk korban bencana di NTT.

"Alhamdulillah, sampai kemarin pukul 20.00 WIB terhimpun untuk dana kemanusiaan ini sebesar Rp2.032.736.809," ujar Momon.

Ia menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari berbagai unsur. Salah satu sumber terbesar berasal dari dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR Bank BJB sebesar Rp1 miliar.

Sedangkan sisanya dihimpun dari perangkat daerah di lingkungan Pemkot Bandung, perusahaan, masyarakat, hingga lingkungan sekolah.

"Insyaallah hari ini akan kita serahkan, akan kita setorkan melalui Baznas Kota Bandung untuk didistribusikan ke korban di NTT," kata dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.