Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketua Iperindo Dorong Kebijakan Fiskal Bagi Pembangunan Kapal Baru di Indonesia 

📅 Senin, 31 Agu 2026, 08:50 WIB | Oleh:
Ketua Iperindo Dorong Kebijakan Fiskal Bagi Pembangunan Kapal Baru di Indonesia  Doc: Dok. istimewa

JAKARTA – Institusi Perkapalan dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) telah melaksanakan Rapat Umum Anggota (RUA) Tahun 2026 dengan sejumlah agenda strategis organisasi, termasuk penetapan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), penetapan Program Kerja 2026–2030, laporan pertanggungjawaban pengurus, serta pemilihan Ketua Umum dan Dewan Pengawas.

RUA IPERINDO berlangsung dalam dua tahap, yakni pada 24 Agustus 2026 secara daring dan dilanjutkan pada 26 Agustus 2026 secara tatap muka. Seluruh rangkaian RUA berjalan tertib dan lancar. 

Dalam proses pemilihan Ketua Umum, Anita Puji Utami, Direktur Utama PT Adiluhung Saranasegara Indonesia menjadi satu-satunya calon yang memenuhi persyaratan dan selanjutnya ditetapkan sebagai Ketua Umum IPERINDO periode 2026–2030.

Pada RUA tersebut, Anita  mengatakan industri galangan kapal nasional masih menghadapi sejumlah tantangan yang membutuhkan dukungan kebijakan pemerintah. 

Salah satunya adalah kebijakan fiskal dan pembiayaan yang mampu menciptakan iklim usaha lebih kompetitif bagi industri perkapalan nasional.

“Industri galangan kapal masih menunggu dukungan kebijakan, terutama terkait pembebasan PPN, usulan penerapan PPh final serta dukungan pembiayaan dengan suku bunga yang rendah. Galangan kapal nasional telah melakukan investasi yang sangat besar sehingga keberlanjutan usahanya harus kita jaga bersama,” ujar Anita yang juga Alumni ITS Surabaya.

Menurut Anita, investasi galangan kapal memiliki karakteristik padat modal dengan fasilitas produksi dan sumber daya manusia yang harus terus dipelihara. Karena itu, kesinambungan order menjadi sangat penting agar kapasitas yang telah dibangun industri nasional dapat dimanfaatkan secara optimal.

IPERINDO, lanjut Anita, mendorong industri galangan nasional semakin mampu mendukung seluruh kebutuhan kapal di Indonesia, mulai dari maintenance dan repair dengan kualitas terbaik, refurbishment hingga pembangunan kapal baru.

“Kami ingin galangan kapal nasional semakin dipercaya untuk memenuhi kebutuhan industri pelayaran Indonesia. Kalau kemampuan tersebut tersedia di dalam negeri, mari kita manfaatkan dan membangun kapal di Indonesia. Dengan begitu, investasi yang sudah ditanamkan dapat terus berkembang sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian nasional,” katanya.

Namun, menurut Anita, keberpihakan kepada galangan nasional juga harus diimbangi dengan dukungan kepada perusahaan pelayaran yang ingin membangun kapal baru di Indonesia. Pemerintah perlu menciptakan skema insentif yang membuat pembangunan kapal baru di dalam negeri menjadi semakin menarik dan kompetitif.

“Pemerintah dapat memberikan stimulus kepada perusahaan pelayaran yang membangun kapal di Indonesia, misalnya melalui pembiayaan perbankan dengan bunga rendah untuk pembangunan kapal baru maupun skema insentif seperti cash back. Dengan dukungan tersebut, perusahaan pelayaran akan semakin terdorong membangun armadanya di galangan dalam negeri,” jelas Anita.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang saling menguatkan antara industri pelayaran dan industri galangan kapal. Pelayaran memperoleh dukungan untuk melakukan investasi armada baru, sementara galangan nasional mendapatkan kesinambungan order sehingga investasi, tenaga kerja dan fasilitas produksi yang telah dibangun dapat terus berkembang.

Di sisi lain, Anita menegaskan industri galangan kapal tidak hanya mengharapkan keberpihakan pemerintah. Galangan nasional juga harus melakukan transformasi dan meningkatkan daya saing, sejalan dengan semangat yang diusung IPERINDO untuk periode kepengurusan 2026–2030.

“Galangan kapal nasional juga harus terus bertransformasi. Kita harus meningkatkan kualitas pekerjaan, mempercepat delivery dan menawarkan harga yang semakin kompetitif. Dukungan pemerintah harus kita jawab dengan peningkatan kemampuan dan profesionalisme industri galangan nasional,” tegas Anita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...

Pengawasan SPBU di Kota Kendari

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Pengawasan SPBU di Kota Ken...

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Peringatan Hari Keadilan Ek...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.