Ekuador Umumkan Keadaan Darurat El Nino

Senin, 31 Agu 2026, 02:32 WIB

QUITO - Ekuador pada Sabtu (29/8) menjadi negara Amerika Latin terbaru yang menyatakan keadaan darurat terkait fenomena iklim El Nino yang berpotensi menjadi yang terkuat dalam sejarah, kata para pejabat.

El Nino tahun ini telah menimbulkan kerusakan di Amerika Tengah, yang sedang dilanda kekeringan parah, dan di Indonesia, di mana fenomena ini memperburuk kebakaran hutan.

Ket. Foto: Gagal Panen I Seorang petani di sebuah wilayah di El Salvador mengangkat pohon jagung yang rusak akibat kemarau ke sebuah truk pada Rabu (26/8) pekan lalu. Kemarau yang disebabkan fenomena iklim El Nino telah menyebabkan sejumlah negara di Amerika latin mengumumkan keadaan darurat. — Sumber: AFP/MARVIN RECINOS

Para ilmuwan memperkirakan kejadian saat ini akan mencapai puncaknya pada akhir tahun dan menyebabkan rekor panas global pada tahun 2027. “Kementerian Penanganan Risiko Ekuador menyatakan siaga merah di seluruh negeri sebagai respons terhadap episode El Nino,” demikian pengumuman pemerintah Ekuador.

Ekuador juga memperkirakan kekeringan dan kebakaran hutan di wilayah Amazon di bagian timur negara itu.

Peringatan tersebut mengaktifkan komite darurat yang bertugas mengkoordinasikan evakuasi pencegahan dan langkah-langkah lainnya.

El Nino menyebabkan suhu permukaan di Samudra Pasifik khatulistiwa bagian tengah dan timur meningkat, me­ng­ubah pola angin, tekanan, dan curah hujan, serta mengganggu perikanan dan migrasi burung.

Sebelumnya Panama, Honduras dan El Salvador, telah menyatakan keadaan darurat terkait El Nino. Lebih jauh ke selatan, Peru telah mendeklarasikan keadaan darurat di sepertiga kota-kotanya karena El Nino. SB/AFP/I-1

  • Darurat El Nino

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.