Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menbud Dorong Pelestarian Gereja Blenduk Semarang sebagai 'Living Heritage'

📅 Sabtu, 29 Agu 2026, 11:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menbud Dorong Pelestarian Gereja Blenduk Semarang sebagai 'Living Heritage' Doc: Kementerian Kebudayaan
Ket. Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon saat meninjau Gereja Blenduk atau Gereja GPIB Immanuel di kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah.

JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon mendorong pelestarian Gereja Blenduk atau Gereja GPIB Immanuel di kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah sebagai warisan budaya yang hidup atau living heritage.

Menurut Menbud Fadli, Gereja Blenduk merupakan bagian penting dari warisan budaya Kota Lama Semarang yang perlu terus dijaga keberadaan dan kelestariannya. Keberadaan dan pemanfaatan Gereja Blenduk sebagai tempat ibadah dinilainya menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya.

Menbud Fadli dalam keterangan resmi yang diterima, di Jakarta, Sabtu, berharap bangunan tersebut tetap terawat sekaligus terus digunakan oleh jemaat sehingga nilai sejarah dan fungsi sosialnya tetap hidup.

“Dan mudah-mudahan gedung ini juga terawat dengan baik dan menjadi living heritage, juga digunakan setiap minggu oleh para jemaat di Gereja Blenduk ini,” ujar Menbud.

Gereja Blenduk dibangun pada 1753 dan direnovasi pada 1895. Bangunan tersebut masih mempertahankan karakter arsitektur kolonial, termasuk bentuk kubah atau blenduk yang menjadi ciri khasnya.

Menurut Menbud Fadli, pelestarian tidak hanya dilakukan dengan mempertahankan kondisi fisik bangunan, tetapi juga memastikan bangunan tetap digunakan dan memiliki fungsi di tengah kehidupan masyarakat. Hal itu disampaikan Menbud Fadli dalam rangkaian kunjungan kerja ke Semarang, salah satunya meninjau Gereja Blenduk atau Gereja GPIB Immanuel.

Menbud juga menyoroti keberadaan orgel tua yang menjadi bagian dari sejarah Gereja Blenduk yang dinilainya kondisi orgel tersebut saat ini kurang berfungsi dan berharap rencana hibah dari Belanda dapat segera ditindaklanjuti.

Kementerian Kebudayaan, kata Menbud Fadli, akan berupaya memfasilitasi proses tersebut bersama instansi terkait agar orgel dapat kembali digunakan.

“Kami menerima informasi bahwa orgel yang ada di gereja ini kondisinya sudah cukup tua dan kurang berfungsi. Kita berharap nanti akan ada hibah dari Belanda dan tentu kita coba fasilitasi dengan instansi terkait agar orgel tersebut bisa segera difungsikan di sini,” kata Fadli.

Gereja Blenduk diharapkan dapat terus terawat dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sebagai warisan budaya yang hidup.

Dalam hal ini, Kementerian Kebudayaan terus mendorong pelestarian cagar budaya melalui pelindungan, pengembangan, dan pemanfaatan yang tetap memperhatikan nilai sejarah serta karakter asli bangunan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.