Ada Hadiah Rp5 Juta! Gubernur Kalteng Ajak Warga Laporkan Pelaku Karhutla di Kotim.
Sabtu, 29 Agu 2026, 17:51 WIBGubernur Kalimantan Tengah (Kalteng)Â Agustiar Sabran menyiapkan hadiah Rp5 juta bagi masyarakat yang memberi informasi akurat terkait pelaku pembakaran lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebagai upaya memperkuat pencegahan dan penindakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
âKalau ada yang mendapat informasi seperti itu nanti kami bantu Rp5 juta dan jangan khawatir karena identitasnya akan kami rahasiakan. Tapi harus benar-benar, jangan mengarang dan jangan memfitnah,â kata Agustiar Sabran dalam rilis yang diterima di Palangka Raya, Sabtu
Hal itu ia sampaikan saat kunjungan kerja ke Kotim, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Kalteng pada Jumat (28/80, di antaranya Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin dan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan.
Agustiar mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menghadapi musim kemarau yang dinilai cukup kuat tahun ini.
âKita perlu memperkuat sinergi antara provinsi dengan kabupaten agar jangan sampai kebakaran ini meluas. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, harus serentak bersama, tim keroyokan,â ujarnya.
Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, termasuk ketika membersihkan pekarangan maupun membuka lahan, karena kondisi kemarau saat ini meningkatkan potensi terjadinya karhutla.
Menurutnya, kondisi kemarau tahun ini berbeda dibandingkan kemarau pada tahun-tahun sebelumnya. Fenomena El Nino yang kuat turut meningkatkan risiko kebakaran sehingga seluruh elemen masyarakat perlu terlibat dalam pencegahan.
Gubernur juga menyoroti dugaan adanya pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja oleh oknum tertentu. Hal itu, menurutnya, menjadi salah satu alasan pentingnya peran masyarakat dalam memberikan informasi kepada aparat maupun pemerintah.
Agustiar mencontohkan kasus di Kabupaten Pulang Pisau, ketika aparat mengamankan dua orang yang diduga terkait dengan pembakaran di 12 lokasi. Kondisi tersebut menunjukkan kemungkinan adanya pihak yang sengaja mengoordinasikan pembakaran di sejumlah titik.
âKapolda kemarin menangkap di Pulang Pisau dua orang di 12 titik, artinya diduga ada yang sengaja mengoordinir. Makanya, kalau ada informasi yang akurat, laporkan kepada kami. Tidak perlu takut, identitasnya dirahasiakan,â ucapnya.
Berkaitan dengan pemberian hadiah, Agustiar menegaskan hal tersebut bukan untuk mendorong masyarakat saling menuduh, melainkan sebagai bentuk penghargaan terhadap informasi yang benar-benar dapat membantu penanganan karhutla.
Oleh sebab itu, Agustiar meminta masyarakat memastikan informasi yang disampaikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan agar tidak berkembang menjadi fitnah di tengah kondisi karhutla yang membutuhkan kerja sama semua pihak.
Agustiar juga meminta Bupati Kotim memperkuat koordinasi bersama Dandim, Polres dan seluruh unsur terkait sehingga penanganan karhutla dapat dilakukan secara terpadu.
- Karhutla
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Pemkot Tangerang Perpanjang PJJ hingga 11 September
-
Kemenhut Berhasil Selamatkan 100 Satwa Liar Terdampak Karhutla
-
Kota Tua Dikembangkan dengan Konsep 'Placemaking'
-
Jangan Andalkan Tiket! Pengelola Ragunan Diminta Ketua Dewan DKI Cari "Creative Financing" untuk Pendapatan
-
Atas Nama Negara, Menhan Sjafrie Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada Personel JMSDF yang Terlibat Penanganan Karhutla
-
Harga Minyak Naik, Ruang Fiskal Terancam Terkikis Subsidi BBM
-
Pochettino: Gelar Liga Inggris 2016-2017 Seharusnya Diberikan kepada Tottenham
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.