Undian US Open 2026 Beri Alcaraz dan Sabalenka Jalan Terjal
Jumat, 28 Agu 2026, 08:20 WIBNEW YORK â Juara bertahan Carlos Alcaraz mendapatkan jalur yang cukup berat menuju final US Open 2026. Di sektor putri, Aryna Sabalenka juga harus melewati sejumlah lawan tangguh jika ingin mencetak hattrick gelar di Flushing Meadows.
Hasil undian yang digelar Jumat (28/8) menempatkan Alcaraz di paruh bawah sektor putra yang dihuni sejumlah mantan juara US Open. Petenis Spanyol itu berada satu bagian dengan Novak Djokovic, Daniil Medvedev, Stan Wawrinka, dan Marin Cilic.
Alcaraz, unggulan kedua, akan mengawali turnamen menghadapi Roman Safiullin. Jika lolos, jalurnya berpotensi semakin berat.
Petenis berusia 23 tahun itu dapat menghadapi Arthur Fils atau Ben Shelton di perempat final. Sementara semifinal berpotensi mempertemukannya dengan Novak Djokovic, Daniil Medvedev, Frances Tiafoe, atau Brandon Nakashima.
US Open menjadi turnamen besar pertama Alcaraz di nomor tunggal setelah menepi selama lima bulan akibat cedera pergelangan tangan. Statusnya sebagai juara bertahan membuat setiap langkahnya di New York menjadi sorotan.
Namun, ancaman terbesar dari paruh bawah tetap datang dari Djokovic.
Petenis Serbia itu merupakan empat kali juara US Open dan datang dengan ambisi merebut gelar Grand Slam ke-25, yang akan membuatnya menjadi pemegang rekor tunggal putra-putri terbanyak sepanjang sejarah.
Djokovic akan membuka turnamen menghadapi petenis Argentina Mariano Navone. Jika menang, ia berpotensi bertemu Stan Wawrinka atau Matteo Berrettini pada babak kedua.
Dengan pengalaman panjang di New York, Djokovic tetap menjadi salah satu pemain yang paling sulit disingkirkan, terutama dalam pertandingan lima set.
Unggulan pertama Alexander Zverev berada di paruh atas dan mendapatkan jalur yang secara teori lebih terbuka menuju final.
Juara Prancis Open 2026 itu akan memulai perjuangannya menghadapi Lorenzo Sonego.
Jika terus melaju, Zverev berpotensi bertemu Lorenzo Musetti di babak keempat, kemudian Alex de Minaur di perempat final.
Semifinal berpotensi menghadirkan duel melawan Felix Auger-Aliassime, sementara Alcaraz bisa menjadi lawannya jika keduanya berhasil mencapai partai puncak.
Zverev datang ke New York dengan status baru sebagai juara Grand Slam setelah merebut gelar Roland Garros tahun ini. US Open menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa keberhasilannya di Paris bukan sekadar momentum sesaat.
Di sektor putri, Aryna Sabalenka juga mendapatkan tantangan berat dalam upayanya memenangkan US Open untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Unggulan pertama asal Belarusia tersebut akan mengawali turnamen menghadapi petenis Kolombia Camila Osorio.
Sabalenka berpotensi bertemu Renata Zarazua pada babak kedua, sebelum kemungkinan menghadapi Barbora Krejcikova dan Diana Shnaider pada dua babak berikutnya.
Jika perjalanan sesuai dengan prediksi unggulan, Sabalenka berpotensi menghadapi Linda Noskova di perempat final dan petenis Amerika Jessica Pegula di semifinal.
Pegula datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjadi runner-up pada dua turnamen pemanasan menuju US Open.
Jika berhasil melewati seluruh rintangan, Sabalenka berpeluang menghadapi Elena Rybakina pada pertandingan final.
Ambisi Sabalenka jelas. Ia ingin bergabung dengan kelompok terbatas petenis yang mampu memenangkan turnamen Grand Slam yang sama tiga tahun berturut-turut.
Sementara itu, mantan juara US Open Coco Gauff datang ke New York dengan modal yang sangat positif.
Unggulan keempat tersebut baru saja menjuarai turnamen di Cincinnati dan ditempatkan di paruh bawah undian. Jika mampu menjaga performanya, Gauff berpotensi menghadapi Amanda Anisimova di perempat final.
Kemenangan di Cincinnati memberikan suntikan kepercayaan diri penting bagi Gauff, terutama karena US Open merupakan Grand Slam yang memiliki kenangan khusus dalam kariernya.
Hasil undian tahun ini langsung menghadirkan potensi pertandingan besar.
Di sektor putra, perhatian terbesar tertuju pada kemungkinan Alcaraz bertemu Djokovic di semifinal. Djokovic sendiri berusaha mengejar sejarah dengan memburu gelar Grand Slam ke-25, sedangkan Alcaraz harus membuktikan bahwa kondisi fisiknya sudah kembali setelah absen panjang.
Zverev berada di sisi lain dan memiliki peluang membuka jalan menuju final tanpa harus menghadapi Alcaraz atau Djokovic sebelum partai puncak.
Di sektor putri, Sabalenka menghadapi tantangan untuk mempertahankan dominasinya di New York. Gauff, Pegula, Rybakina, dan sejumlah nama lain siap mengganggu ambisinya.
- Aryna Sabalenka
- Carlos Alcaraz
- US Open 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Italia Catat Rekor Angka Kelahiran Terendah Sejak 1945, Krisis Demografi Kian Mengkhawatirkan
-
Menko Zulhas: Kopdes Tak Akan Matikan Usaha Warung Warga dan UMKM
-
Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Utara Andalkan Pariwisata
-
Sambut Era Komputasi Kuantum, Telkom Gelar Workshop Kriptografi Pascakuantum
-
Kemarau Panjang Membawa Korban, Ribuan Orang Telah Meninggal Dunia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.