STY Respons Boikot Jakmania Jelang Persija vs Brisbane Roar, Singgung Pentingnya Suporter
Jumat, 28 Agu 2026, 19:53 WIBJakarta - Pelatih kepala Persija Jakarta Shin Tae-yong (STY) merespons keputusan The Jakmania yang memboikot laga uji coba internasional melawan Brisbane Roar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (29/8) pukul 20.00 WIB.
Keputusan boikot tersebut diambil The Jakmania setelah tidak tercapai titik temu dengan manajemen Persija Jakarta terkait kenaikan harga tiket pertandingan.
STY mengaku baru mengetahui mengenai keputusan tersebut dan berharap persoalan antara manajemen klub dan suporter dapat segera diselesaikan.
"Saya baru pertama kali mendengar hal tersebut, jadi saya kurang tahu secara pasti. Para penggemar Jakmania selalu datang dan mendukung kami karena mereka ingin tim Jakarta ini berkembang dengan baik," kata STY dalam jumpa pers prapertandingan di JIS, Jumat.
Terlepas dari polemik yang terjadi, pelatih asal Korea Selatan itu berharap manajemen Persija dan The Jakmania segera menemukan solusi terbaik yang dapat menguntungkan kedua belah pihak.
Menurut STY, hubungan antara klub dan suporter merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjalanan sebuah tim sepak bola. Keberadaan suporter, kata dia, menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan sebuah klub.
"Saya selalu berpikir bahwa sebuah klub sepak bola bisa bertahan selamanya karena memiliki suporter, jadi saya berharap hubungan dengan para suporter bisa dibangun dengan baik," ujarnya.
Harapan serupa disampaikan kapten Persija Jakarta Rizky Ridho. Ia mengaku tidak dapat memberikan komentar lebih jauh mengenai persoalan tersebut karena menilai masalah hubungan antara manajemen dan suporter bukan menjadi ranahnya.
Meski demikian, Ridho berharap kedua pihak dapat segera menemukan jalan keluar. Menurut dia, dukungan The Jakmania sangat dibutuhkan Persija, terutama dalam menghadapi kompetisi musim mendatang.
"Saya berharap semoga keadaannya membaik semuanya antara suporter dan tim karena bagaimana pun kita juga butuh suporter. Dan saya harap semuanya membaik dan kembali untuk mendukung Persija di musim-musim berikutnya, di musim depan karena kita memang butuh mereka," kata Ridho.
Sementara itu, Persija Jakarta merespons keputusan boikot The Jakmania dengan mengalihkan kuota tiket yang sebelumnya diperuntukkan bagi pemegang Kartu Tanda Anggota (KTA) atau Pengurus Pusat (PP) The Jakmania ke penjualan umum.
Pengalihan kuota tersebut diumumkan melalui akun resmi Instagram Persija Jakarta pada Jumat.
Tiket yang dialihkan tersedia untuk kategori 2 Tier 1 dengan harga Rp150.000 dan kategori 2 Tier 2 seharga Rp130.000. Penjualan dilakukan secara daring melalui situs resmi Persija.
Persija berharap pengalihan kuota tersebut dapat memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat dan pendukung Macan Kemayoran yang ingin menyaksikan langsung laga melawan Brisbane Roar di JIS.
Laga melawan Brisbane Roar menjadi salah satu agenda persiapan Persija sebelum menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Persija Akan Rekrut 2 atau 3 Pemain Baru di Bursa Transfer, Ini Dia Incaran Shin Tae-yong!
-
Arema Resmi Dapat Amunisi Baru, Persija Pinjamkan Mauro Zijlstra ke Kanjuruhan
-
Persija dan Dewa United Jadi Lawan Brisbane Roar saat Tur Pramusim di Indonesia
-
Jadwal Laga Persija Vs Persib di GBK, I.League Dapat Lampu Hijau Izin Resmi Segera Terbit
-
Gaet Persija, Bank Jakarta Satukan Ekosistem Perbankan Permudah Komunitas The Jakmania
Terkepung Api Semeru, Sejumlah Petugas TNBTS Terjebak di Ranu Kumbolo - Menunggu Evakuasi Helikopter
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.