Kolombia Resmi Serahkan 5 Buronan Kakap ke AS

Kamis, 27 Agu 2026, 21:50 WIB

KOTA MEKSIKO - Kolombia akan mengekstradisi lima warga ke Amerika Serikat, yang prosesnya sempat ditangguhkan karena kelima orang itu terlibat dalam perundingan damai dengan kelompok-kelompok bersenjata, kata Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella pada Kamis (27/8).

"Saya telah memerintahkan ekstradisi ke Amerika Serikat terhadap Willinton Henao Gutierrez alias El Mocho Olmedo, Carmen Evelio Castillo Carrillo alias Muneca, dan Geovany Andres Rojas alias Arana, yang mereka saat ini berada dalam tahanan," kata Espriella di platform X.

Ket. Foto: Abelardo de la Espriella — Sumber: AFP

Dua orang lain dalam daftar tersebut juga akan diekstradisi setelah ditemukan dan ditahan, tambahnya.

Perintah ekstradisi untuk kelima orang tersebut dikeluarkan pada 2025 di bawah pemerintahan Presiden Gustavo Petro saat itu. Namun, pelaksanaan ekstradisi itu ditangguhkan karena kelima orang itu terlibat dalam berbagai proses perdamaian dan negosiasi dengan kelompok bersenjata.

"Sejak hari pertama, saya telah menegaskan bahwa proses perdamaian (dengan para pemberontak) tidak boleh menjadi tempat berlindung bagi para penjahat atau mekanisme untuk impunitas," kata Espriella.

Amerika Serikat sedang memburu kelima orang tersebut dalam kasus-kasus yang berkaitan dengan perdagangan narkoba, konspirasi kriminal, pencucian uang, perdagangan senjata ilegal, dan terorisme narkoba. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.