Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

120 Calon Bintara TNI AD Berebut Lolos di Manado, Pangdam Ungkap Syarat Pentingnya

1 Selasa, 25 Agu 2026, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
120 Calon Bintara TNI AD Berebut Lolos di Manado, Pangdam Ungkap Syarat Pentingnya 120 Calon Bintara TNI AD Berebut Lolos di Manado, Pangdam Ungkap Syarat Pentingnya Doc: Antara
Ket. Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus memeriksa calon siswa yang mengikuti sidang pantukhir, di Manado, Sulut, Senin (24/8).

Manado — Sebanyak 120 calon Bintara Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat menjalani seleksi tahap akhir atau pantukhir gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Merdeka, Manado, Sulawesi Utara.

Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus mengatakan pantukhir menjadi salah satu tahapan penting untuk menentukan calon prajurit terbaik yang selanjutnya akan mengikuti pendidikan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi penerimaan prajurit TNI AD untuk menentukan calon-calon terbaik yang nantinya akan mengikuti pendidikan,” kata Mirza saat memimpin pantukhir di Manado, Senin (24/8).

Ia menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan dengan mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme.

Dalam kesempatan tersebut, Mirza juga membacakan amanat Asisten Personalia Kasad Mayjen TNI I Wayan Suarjana yang menyebut TNI AD kini memasuki tahun kedua pembentukan satuan teritorial pembangunan tahap VI.

Karena itu, pemenuhan kebutuhan personel harus dilakukan melalui proses rekrutmen yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Staf personalia TNI AD terus meningkatkan sistem rekrutmen prajurit melalui digitalisasi dan transparansi,” ujarnya.

Seluruh rangkaian pemeriksaan dan pengujian calon, mulai dari administrasi, kesehatan, jasmani hingga penelitian personel, diunggah langsung ke server Panitia Pusat (Panpus).

Sementara itu, tim psikologi telah menerapkan sistem Computer Assisted Test (CAT) kepada seluruh peserta seleksi.

Menurut Mirza, keputusan kelulusan calon prajurit harus sepenuhnya berdasarkan akumulasi data hasil seleksi yang komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Selain memiliki kemampuan fisik dan akademik, calon yang dipilih harus mempunyai karakter tangguh serta loyalitas yang kuat,” katanya.

Ia berharap proses tersebut menghasilkan calon Bintara PK TNI AD yang memiliki kualitas, integritas, karakter tangguh, loyalitas, dan profesionalisme.

Para calon terpilih diharapkan mampu memenuhi kebutuhan organisasi TNI AD sekaligus menjadi prajurit yang siap menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Gulung Isenmulang, Persib Hanya Terpaut 2 Poin dari Puncak

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gulung Isenmulang, Persib H...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.