Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 12:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban Doc: ANTARA
Ket. Salah satu pohon yang ikut terbakar dalam peristiwa kebakaran ratusan rumah adat Sade Lombok Tengah Provinsi NTB di Lombok Tengah, Minggu (23/8/2026).

LOMBOK TENGAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan penanganan dampak kebakaran ratusan rumah adat Sade Kecamatan Pujut lebih difokuskan pada pemulihan korban atau warga yang terdampak.

"Korban yang terdampak mencapai 320 jiwa atau 120 kepala keluarga," kata Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, usai melaksanakan rapat koordinasi penanganan dampak kebakaran rumah adat Sade di Desa Rambitan, di Lombok Tengah, Minggu (23/8).

Ia mengatakan selain rumah warga yang ludes terbakar, sejumlah fasilitas, seperti masjid, museum, lapak UMKM (usaha mikro kecil menengah), serta fasilitas umum lainnya juga terbakar.

"Kebakaran ini merupakan musibah yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya. Namun, kondisi tersebut menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen untuk segera melakukan penanganan," katanya.

Ia mengatakan kebakaran rumah adat wisata Sade itu begitu cepat meluas karena sebagian besar bangunan menggunakan atap alang-alang. Kondisi tersebut membuat api dengan cepat menjalar dan menghanguskan bangunan dalam hitungan menit.

“Terutama karena atapnya ilalang. Ini mungkin menjadi referensi ketika terjadi sesuatu, terbakar habis karena atapnya ilalang. Ke depan tentu harus dipikir lebih jauh,” katanya.

Meski demikian, evaluasi terkait konstruksi rumah dan penggunaan material yang lebih aman tidak menjadi fokus utama saat ini. Pemerintah dan masyarakat lebih memprioritaskan kebutuhan para korban dalam beberapa hari ke depan.

Ia mengatakan saat ini perhatian diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, mulai dari makanan, kesehatan, pendidikan anak-anak, hingga kebutuhan tempat ibadah.

“Yang kita pikirkan hari ini tentang bagaimana menangani dampak dalam waktu dekat, trauma healing anak-anak yang bersekolah. Kemudian kebutuhan akan makan pada saat hari ini dan tiga hari ke depan, menjaga kesehatan,” katanya.

Sementara itu, untuk lokasi pengungsian telah disiapkan di rumah khusus yang telah dibangun pemerintah yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan sebagian ada yang tinggal bersama keluarga.

"Untuk posko logistik dipusatkan di gedung Koperasi Desa Merah Putih," katanya.

Kepala Desa Rambitan Lalu Winakse mengatakan penyebab kebakaran hingga saat ini belum bisa dipastikan, karena kebakaran yang terjadi begitu cepat.

"Jumlah kepala keluarga yang tinggal di sana sebanyak 120 KK dan untuk bangunan yang terbakar itu sebanyak 89 unit yang ludes dan sisanya kebakaran ringan," katanya.

Sebelumnya, pada Sabtu (22/8) malam, kebakaran besar melanda salah satu warisan budaya yang menjadi ikon budaya Lombok Desa Adat Sade di Lombok Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (3)

Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 15:53 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 15:54 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Ali Yulu
Ali Yulu
23 Aug 2026, 15:54 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Kala Trump Berseloroh Mau U...
Luar Negeri
Iran Jadikan Selat Hormuz A...
Megapolitan
Pembubaran Ibadah di GKPI, ...
Advertisement
Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.