Kemenag-Bamagnas Perkuat Sinergitas Kerukunan Umat Beragama di Sulut

Jumat, 21 Agu 2026, 05:53 WIB

MANADO - Kementerian Agama (Kemenag) bersama Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) terus memperkuat sinergitas kerukunan umat beragama di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Komitmen menjaga dan merawat kerukunan umat beragama di Sulawesi Utara terus diperkuat melalui dialog dan kolaborasi lintas lembaga," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara Ulyas Taha, di Manado, Kamis (20/8).

Ket. Foto: Kementerian Agama (Kemenag) bersama Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) — Sumber: antara foto

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kakanwil Kemenag Sulut itu menjadi ruang dialog yang hangat dan konstruktif. Selain mempererat tali silaturahmi, kedua pihak berdiskusi mengenai pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi dalam menjaga kehidupan umat beragama yang damai, harmonis, dan saling menghargai di Bumi Nyiur Melambai.

Menurutnya, kerukunan tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi harus dirawat melalui komunikasi, kerja bersama, serta kehadiran para tokoh agama di tengah masyarakat.

“Kerukunan adalah modal sosial yang sangat penting bagi Sulawesi Utara. Karena itu, pemerintah bersama tokoh-tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat harus terus membangun komunikasi dan memperkuat kolaborasi. Perbedaan bukan alasan untuk menjauh, tetapi menjadi kekuatan untuk saling melengkapi,” ujar Ulyas.

Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki komitmen untuk terus menjadi jembatan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan.

Menurutnya, suasana kehidupan keagamaan yang kondusif akan memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah.

“Yang kita rawat bukan hanya kerukunan antarumat beragama, tetapi juga persaudaraan sebagai sesama anak bangsa. Sulawesi Utara memiliki modal kerukunan yang kuat, dan ini harus kita jaga bersama agar tetap menjadi teladan,” tambahnya.

Ketua Bamagnas Sulut Dolfie Kuron mengatakan organisasinya menjadi bagian penting dalam memperkuat jejaring kerja sama bersama pemerintah, khususnya dalam membangun kehidupan sosial-keagamaan yang inklusif dan damai.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperluas ruang kolaborasi antara Kementerian Agama dan Bamagnas, terutama dalam menghadirkan berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat serta memperkuat nilai toleransi, persaudaraan, dan gotong royong.

Di tengah masyarakat yang terus berkembang, kerukunan membutuhkan perhatian dan kepedulian semua pihak. Hal ini menjadi pengingat bahwa merawat kedamaian bukan pekerjaan satu lembaga, melainkan tanggung jawab bersama. 

Dengan komunikasi yang terbuka dan hati yang saling menghargai, katanya, Sulawesi Utara diharapkan terus menjadi rumah bersama yang nyaman bagi seluruh umat beragama.
 

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.