Buaya Raksasa Muncul di Muara Sungai Lingkar Timur Sidoarjo, Warga Resah
Jumat, 14 Agu 2026, 13:13 WIBSURABAYA - Seekor buaya berukuran besar terekam muncul di kawasan muara Sungai Lingkar Timur, Sidoarjo, Jawa Timur. Video penampakan reptil tersebut beredar di media sosial dan memicu keresahan warga.
Dalam rekaman yang diunggah akun info.surabaya, Jumat (14/8), buaya tersebut terlihat berada di bantaran aliran sungai yang lokasinya berdekatan dengan kawasan pergudangan Safe N Lock di Jalan Lingkar Timur Sidoarjo.Â
Buaya tersebut kemudian perlahan masuk ke air seperti berusaha mendekati perahu yang melintas, yang ditumpangi orang yang merekam penampakan reptil raksasa tersebut.
"Hei-hei jangan turun bro," ujar suara seorang pria dari atas perahu tersebut, menandakan ia khawatir hewan itu dapat membahayakan dirinya.
Kemunculan buaya di kawasan tersebut bukan hal yang sepenuhnya mengejutkan. Secara geografis, Sidoarjo merupakan bagian dari kawasan Delta Brantas, wilayah dataran rendah yang terbentuk dari endapan sungai dan memiliki banyak aliran air, rawa, tambak, serta kawasan pesisir. Bagian timur Sidoarjo juga berbatasan langsung dengan Selat Madura.
Kondisi tersebut membuat sejumlah aliran sungai dan kawasan mangrove di sekitar Sidoarjo dan Surabaya menjadi habitat yang memungkinkan bagi buaya muara. Sungai-sungai di wilayah Delta Brantas pada akhirnya mengalir ke kawasan pesisir dan bermuara di Selat Madura.
Penampakan buaya juga berulang kali dilaporkan di sejumlah lokasi lain di sekitar Surabaya dan Sidoarjo.
Di Surabaya, misalnya, kemunculan buaya cukup sering dilaporkan di kawasan Gunung Anyar, Wonorejo hingga Sungai Jagir. BPBD Surabaya pada Mei 2026 bahkan melakukan pemantauan di Sungai Jagir setelah menerima laporan warga mengenai buaya yang terlihat di aliran sungai tersebut.
Sebelumnya, pada September 2024, warga juga melaporkan kemunculan buaya di sungai dekat Kampus 2 UINSA, Gunung Anyar. BPBD Surabaya menyebut kemunculan buaya di kawasan itu memang kerap terjadi karena lokasinya berdekatan dengan kawasan mangrove dan pantai.
Penampakan lain terjadi di Sungai Wonorejo pada Januari 2025. Saat itu, warga merekam buaya dengan ukuran sekitar 1,5 hingga 2,5 meter berada di tepi sungai yang mengarah ke kawasan laut.
Sementara di Sidoarjo, kemunculan buaya juga dilaporkan di sejumlah sungai, antara lain Sungai Kedungpeluk, Klurak, Kepetingan dan Gebang. Pada Juli 2025, bahkan enam buaya dilaporkan muncul di Sungai Kedungpeluk secara bersamaan.
Rangkaian penampakan tersebut menunjukkan bahwa keberadaan buaya di perairan sekitar Surabaya dan Sidoarjo bukan kejadian tunggal. Warga yang beraktivitas di bantaran sungai, termasuk memancing atau bermain air, diimbau menjaga jarak jika melihat buaya dan tidak mencoba mendekati atau mengusirnya sendiri.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.