Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Soal KIP Kuliah, Dedi Mulyadi Usul Batas Gaji Orang Tua Rp10 Juta

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 16:45 WIB | Oleh:

Selain persoalan biaya pendidikan dan infrastruktur, Dedi juga berdialog dengan Keisya, mahasiswi kedokteran hewan. Keisya menyampaikan keinginannya untuk ikut menjaga keanekaragaman satwa Indonesia, meski profesi dokter hewan dinilai masih kalah populer dibandingkan dokter umum.

Dedi kemudian memberikan motivasi dan meminta Keisya tidak menganggap rendah bidang yang dipilihnya. Menurutnya, kebutuhan tenaga dokter hewan di Indonesia masih sangat besar dan peluang kariernya terbuka luas di berbagai sektor.

Peluang tersebut mencakup perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga instansi pemerintahan. Dedi bahkan menyebut penghasilan dokter hewan berpotensi melampaui dokter umum apabila profesi tersebut ditekuni dengan serius.

Karena itu, Dedi meminta Keisya terus memperjuangkan cita-citanya. Ia mendorong mahasiswa tersebut untuk berkontribusi dalam upaya melengkapi dan memperbarui basis data satwa endemik Indonesia.

Bagi Dedi, dukungan terhadap mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan bantuan biaya pendidikan. Pemerintah juga perlu memastikan mahasiswa memiliki kesempatan untuk berkembang, memperoleh pengalaman, dan mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Usulan perubahan batas penghasilan penerima KIP Kuliah tersebut menjadi salah satu langkah yang didorong Dedi untuk memperluas akses pendidikan tinggi. Ia berharap mahasiswa yang menghadapi persoalan ekonomi tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa harus mengubur cita-cita karena keterbatasan biaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.