Kebakaran Hutan di Kanada Meluas Dua Kali Lipat, Ribuan Warga Mengungsi

Minggu, 09 Agu 2026, 08:33 WIB

JAKARTA - Ribuan orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka karena kebakaran hutan yang menyebar cepat di daerah terpencil di Kanada bagian barat meluas, ukurannya berlipat ganda sejak pertama kali terdeteksi pada hari Jumat.

Kebakaran Bald Range kini melanda lebih dari 36 mil persegi (95 km persegi) di distrik Summerland dan Okanagan-Similkameen di British Columbia, menurut BC Wildfire Service, yang dikutip BBC.

Ket. Foto: Petugas pemadam kebakaran berjuang memadamkan kebakaran hutan Bald Range di sebelah barat Summerland, BC, dalam foto yang dirilis Jumat, 7 Agustus 2026 — Sumber: BC Wildfire Service/Canadian Press

Erick Thompson, seorang petugas darurat di Distrik Regional Okanagan-Similkameen, mengatakan ini adalah salah satu "kebakaran terbesar dan tercepat penyebarannya dalam waktu sesingkat itu" yang pernah ia lihat di wilayah rawan kebakaran tersebut.

Kebakaran hutan Bald Range terlihat dari dalam kendaraan, di sebelah barat laut Summerland, British Columbia, Kanada.

Distrik Summerland, yang memiliki populasi sekitar 12.000 jiwa, diperintahkan untuk mengungsi. Listrik padam di seluruh wilayah tersebut, kata para pejabat pada Sabtu (8/8) pagi.

Ratusan warga yang tinggal di fasilitas perawatan Summerland, termasuk hunian lansia, dipindahkan ke daerah yang lebih aman, menurut Interior Health, otoritas kesehatan yang didanai publik di BC.

"Sepanjang malam dan hingga pagi ini, petugas tanggap darurat, kru BC Wildfire Service, petugas [Kepolisian Kanada], tim manajemen darurat, dan masyarakat setempat bekerja tanpa lelah untuk menjaga keselamatan warga dan memadamkan api di dekat Summerland," kata Premier BC David Eby di media sosial.

"Mereka terus melakukan segala upaya untuk melindungi masyarakat dan komunitas."

Belum jelas berapa banyak bangunan yang hancur akibat kebakaran tersebut.

Distrik-distrik terdekat seperti Okanagan, Peachland, dan Okanagan-Similkameen juga mengeluarkan perintah evakuasi, serta peringatan evakuasi di beberapa daerah.

Pada Jumat malam, Thompson memberikan informasi terkini tentang kebakaran yang menyebar dengan cepat dari pusat operasi darurat Okanagan-Similkameen. Keesokan paginya, dalam sebuah video yang diunggah dari mobilnya, ia mengatakan telah meninggalkan pusat tersebut untuk mengevakuasi keluarganya sendiri.

"Saya harus meninggalkan EOC untuk menjemput keluarga saya dan meninggalkan daerah ini. Kami akan menuju ke selatan," katanya.

Di Okanagan, ada banyak kuda yang sulit dievakuasi oleh warga, demikian dilaporkan oleh stasiun televisi Kanada CBC.

Warga setempat mengatakan kepada CBC bahwa mereka yang tidak dapat memindahkan hewan peliharaan mereka membiarkan gerbang rumah mereka terbuka dengan harapan hewan-hewan tersebut akan menemukan jalan keluar sendiri menuju tempat aman.

Menurut media tersebut, beberapa pemilik juga mengecat tanda pada hewan peliharaan mereka agar lebih mudah dikenali di kemudian hari.

Ratusan kejadian kebakaran hutan telah melanda Kanada musim panas ini, hampir 200 kebakaran terjadi di Ontario pada bulan Juli, menyebabkan kualitas udara di Toronto mencapai salah satu tingkat terburuk di dunia selama beberapa hari.

Asap dari kebakaran hutan di Kanada tersebut menyebar ke beberapa bagian AS, termasuk Minnesota dan New York, yang menyebabkan Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif baru terhadap negara tetangga AS di utara.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.