Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur DKI Jakarta Pastikan Layanan Pajak Tetap Normal usai Kebakaran Gedung Bapenda

6 Minggu, 09 Agu 2026, 10:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur DKI Jakarta Pastikan Layanan Pajak Tetap Normal usai Kebakaran Gedung Bapenda Gubernur DKI Jakarta Pastikan Layanan Pajak Tetap Normal usai Kebakaran Gedung Bapenda Doc: ANTARA
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan keterangan setelah meninjau dua jembatan penyebrangan orang (JPO) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026).

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan pelayanan perpajakan di Jakarta tetap normal dan tidak terganggu pascaperistiwa kebakaran yang melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta.

"Hal yang berkaitan dengan data perpajakan, sama sekali tidak menghadapi masalah karena sudah didigitalisasi," kata Pramono di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (09/8).

Menurut dia, data perpajakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah didigitalisasi sehingga tidak bergantung sepenuhnya pada kondisi fisik gedung maupun dokumen yang berada di dalamnya.

Dengan begitu, dia memastikan kepentingan penarikan pajak dan pelayanan yang berkaitan dengan Bapenda tetap dapat dilakukan.

"Dengan demikian, untuk hal yang berkaitan dengan kepentingan atau keperluan penarikan pajak dan sebagainya oleh Bapenda tidak terganggu," ujar Pramono.

Seperti diketahui, kebakaran terjadi di sejumlah lantai gedung Bapenda DKI, mulai lantai 11 hingga 16. Api muncul pada Jumat (07/8), mulai sekitar pukul 21.30 WIB, kemudian dapat dipadamkan. 

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Pusat (Jakpus) menyebutkan kebakaran gedung Bapenda DKI itu berasal dari lantai 11.

Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat mengerahkan 40 unit dan 200 personel untuk memadamkan api di area seluas 30,417 meter itu.

Polda Metro Jaya juga menyiagakan 125 personel untuk mengamankan lingkungan di sekitar lokasi kebakaran Gedung Bapenda DKI.

Selain itu, Kodim 0501/Jakarta Pusat menyiagakan sebanyak 50 orang personel untuk mengamankan lokasi di sekitar tempat kejadian.

Gedung tersebut tidak hanya digunakan oleh Bapenda, tetapi juga sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain, termasuk Dinas Perhubungan dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). 

Pramono menyebutkan terdapat sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di gedung tersebut. Untuk sementara, aktivitas mereka akan dialihkan agar pelayanan pemerintahan tetap berjalan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pemilu Sela Usai, AS-Kanada...
Luar Negeri
Oman-Iran Sepakat Amankan J...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.