Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IKN Bakal Dijadikan Percontohan Rehabilitasi Mangrove

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 03:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
IKN Bakal Dijadikan Percontohan Rehabilitasi Mangrove Doc: Antara
Ket. Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono dalam sambutan pada Media Gathering Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (1/8/2026).

PENAJAM PASER UTARA - Wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berada di wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan dijadikan sebagai percontohan rehabilitasi mangrove dalam pelaksanaan Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR).

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyambut rencana pelaksanaan Program M4CR yang diinisiasi Kementerian Kehutanan di wilayah IKN.

“Kami sebenarnya sudah melakukan, tapi dengan adanya M4CR ini tentunya menjadi tanggung jawab yang lebih besar dan harus berhasil,” katanya seusai menyampaikan sambutan dalam acara Media Gathering M4CR di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, beberapa hari lalu.

Program M4CR, yang pelaksanaannya didukung pendanaan dari Bank Dunia, akan dilaksanakan di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Riau, dan Sumatera Utara. “Jadi, kami siap untuk menjadi salah satu lokasi contoh. Nantinya, prototipe di IKN ini akan direplikasi untuk wilayah Kaltara, Kaltim, Riau, dan Sumut,” kata ­Basuki.

“M4CR ini kan targetnya sampai tahun 2027, jadi harus kita kerjakan lebih cepat. IKN menargetkan sekitar 1.100 hektare untuk penanaman secara keseluruhan, di mana untuk M4CR sendiri porsinya sekitar 150 hektare,” kata dia.

Basuki optimistis target penanaman mangrove di wilayah IKN bisa dicapai tepat waktu. Basuki menyatakan program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) mendukung upaya mewujudkan visi IKN sebagai “Forest City” melalui rehabilitasi mangrove di kawasan pesisir.

Menurutnya, Otorita IKN mendukung penuh pelaksanaan program M4CR yang dinilai sejalan dengan pembangunan kawasan IKN yang mengedepankan pemulihan ekosistem. “Otorita IKN akan memberikan dukungan penuh karena kami sangat membutuhkan program ini untuk mewujudkan visi IKN sebagai Forest City,” kata Basuki.

Menurut Basuki, Otorita IKN terus melakukan penghijauan sejak awal pembangunan kawasan. Hingga saat ini, lebih dari lima juta pohon telah ditanam dan kegiatan penanaman dilakukan secara rutin setiap dua pekan.

“Jika Bapak dan Ibu kembali ke sini 10 tahun lagi, kawasan ini dipastikan sudah menjadi hutan. Saat ini saja, sudah ada lebih dari 5 juta pohon yang kami tanam. Kami rutin menanam setiap dua minggu sekali,” ujarnya.

Ia mengatakan budaya menanam pohon juga diterapkan di lingkungan Otorita IKN, termasuk untuk memperingati ulang tahun maupun promosi jabatan.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan Kementerian Kehutanan Muhammad Zainal Arifin selaku direktur eksekutif Program M4CR mengatakan bahwa IKN dipilih sebagai lokasi awal pelaksanaan program agar bisa menjadi contoh bagi daerah yang lain. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.