Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mulai Jadi Kebiasaan, Transaksi QRIS Kini Tumbuh 100 Persen Lebih, Capai 12,55 Miliar pada Semester I 2026

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 13:43 WIB | Oleh:

Sebelum QRIS hadir, setiap penyedia memiliki kode berbeda sehingga pedagang harus memasang banyak stiker pembayaran sekaligus.

Ekosistem pendukung QRIS pun kian luas, melibatkan 96 bank, 60 lembaga nonbank, dan empat lembaga switching atau lembaga yang berfungsi untuk memproses data transaksi pembayaran.

Struktur tersebut menjadi bukti bahwa keterhubungan antarpelaku dalam sistem pembayaran nasional terus menguat dari waktu ke waktu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Mentan: Nilai Tukar Petani Tercatat Meningkat

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Mentan: Nilai Tukar Petani ...
Nasional
Mensos Pastikan Bantuan Pas...

Bapanas Jamin Pasokan Beras Tetap Terjaga

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Bapanas Jamin Pasokan Beras...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Apresiasi P...
Megapolitan
BPBD: Warga Kota Tangerang ...
Advertisement
Mentan: Nilai Tukar Petani Tercatat Meningkat

Mentan: Nilai Tukar Petani Tercatat Meningkat

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.