Kemarau Panjang Ancam 800 Ha Tanaman Padi di Tanah Bumbu, Kalsel
Rabu, 26 Agu 2026, 07:37 WIBBATULICIN â Seluas 800 hektare dari 3.823 hektare tanaman padi di sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, terdampak kemarau panjang, dan sekitar 200 hektare diantaranya terancam gagal panen.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Tanah Bumbu, Robby Chandra, mengatakan tanaman padi seluas 3.823 hektare tersebut ditanam periode JuliâAgustus.
"Lahan 800 hektare tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Batulcin mencapai 19 hektare, Kecamatan Kusan Hulu tujuh hektare, Kusan Tengan 491 hektare, di Kecamatan Kusan hilir 283 hektare," katanya di Batulicin, Rabu (26/8).
Dia menjelaskan seluas 200 ha sawah yang terancam gagal panen tersebut kondisinya terlihat tanahnya mengering dan retak.
"Kalau tidak segera ada hujan, dikhawatirkan tanaman padi itu mengering dan mati, sehingga gagal panen," katanya.
Tanaman padi yang baru berumur sekitar dua bulan lebih itu daunnya mulai terlipat atau tergulung, ujung daun mengering, pertumbuhan terhambat, dan jumlah anakan berkurang dan kering akibat kurangnya pasokan air.
Menurutnya, musim tanam pada periode April hingga September  merupakan waktu yang bagus untuk menanam padi.
Namun karena tahun ini ada anomali penyimpangan iklim atau El Nino sehingga petani yang menanam padi pada periode Juli kini mengalami kekeringan.
Beda halnya dengan daerah atau sawah yang dekat dengan sumber air seperti bantaran sungai, ketersediaan pasokan air yang melimpah para petani dapat memenuhi kebutuhan air sawah menggunakan mesin pompa.
"Jika kebutuhan air pada padi terpenuhi maka tanaman tersebut mampu menghasilkan gabah kurang lebih mencapai 4,2 ton per hektare. Sedangkan tanaman yang terdampak kemarau kemungkinan hasil panen sekitar 2,5 kuintal per hektare," terang Robby.
- Provinsi Kalimantan Selatan
- Kemarau Panjang
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Formula 1: George Russell Bangkit, Kini Yakin Mampu Bersaing untuk Menang di Setiap Balapan
-
21 Warisan Budaya Jateng Ditetapkan Sebagai WBTbI 2026
-
Angka Pengangguran Makin Mengguncang Australia
-
Tak Mau Kelapa Cuma Dijual Mentah, Kementan Dorong Hilirisasi Besar-besaran
-
Produksi Energi Bersih Turki Meroket Pecah Rekor
-
Kemarau Panjang, Dompet Dhuafa Jateng Salurkan 42.000 Liter Air Bersih untuk Warga Jepara dan Grobogan
-
Pameran Andrei Stenin 2025 di AHC Tampilkan 19 Foto Tunggal dan 12 Foto Seri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.