Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Telkom Bukukan Pendapatan Konsolidasi Rp75,9 Triliun pada Semester I 2026

📅 Sabtu, 01 Agu 2026, 10:16 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pada bisnis data center, Telkom terus memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur digital regional melalui NeutraDC. Didukung meningkatnya permintaan terhadap infrastruktur digital, Perseroan terus memperkuat bisnis ini melalui inisiatif konsolidasi yang akan menjadikan NeutraDC sebagai pengelola terpusat seluruh aset data center TelkomGroup. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas layanan, mengoptimalkan monetisasi aset, serta mendorong pertumbuhan melalui kolaborasi dengan mitra strategis.

Sementara pada Segmen B2B ICT, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp7,3 triliun, tumbuh 35,7% QoQ meskipun masih terdampak oleh proses restrukturisasi portofolio dan streamlining yang tengah berlangsung.

Pada Segmen International Business, pendapatan tercatat sebesar Rp5,7 triliun pada periode ini. Seiring pergeseran portofolio bisnis menuju layanan konektivitas dan solusi digital dengan margin yang lebih tinggi serta berkurangnya ketergantungan pada bisnis traditional voice hubbing, Perseroan optimistis langkah tersebut akan mendorong peningkatan margin EBITDA dalam beberapa tahun ke depan. Saat ini, permintaan terhadap kapasitas baru kabel bawah laut internasional terus meningkat, didorong oleh dinamika geopolitik global serta kebutuhan berbagai perusahaan teknologi besar dunia dalam mendukung adopsi teknologi AI.

Konsisten Transformasi 

Eksekusi strategi TLKM 30 pada semester pertama 2026 menunjukkan kemajuan yang signifikan pada keempat pilar transformasi.

Dari sisi Operational & Service Excellence, Perseroan melaporkan pertumbuhan arus kas operasional sebesar 9,5% YoY serta terus meningkatkan efisiensi biaya operasional (OPEX) dan menerapkan pengelolaan belanja modal (CAPEX) secara prudent. Selain itu, implementasi Early Retirement Program (ERP) yang disertai mobilitas karyawan sebagai bagian dari upaya perampingan bisnis turut meningkatkan efektivitas pengelolaan biaya pegawai.

Di sisi lain, Perseroan juga menuntaskan Streamliningterhadap 10 entitas sebagai upaya menyederhanakan struktur grup dan penataan portofolio bisnis. Melalui skema divestasi, merger, dan likuidasi, langkah ini semakin memperkuat fokus Telkom pada bisnis inti serta membangun organisasi yang lebih tangkas. Sejalan dengan upaya tersebut, Perseroan merealisasikan belanja modal sebesar Rp10,8 triliun, di mana lebih dari 96% difokuskan pada pengembangan area bisnis prioritas di segmen B2C, B2B Infrastructure, dan International Business.

Implementasi pilar Unlock Valuejuga terus mencatatkan kemajuan. Sepanjang semester pertama 2026, Telkom telah menyelesaikan sejumlah tahapan persiapan strategis dalam pelaksanaan pengalihan aset InfraNexia Tahap 2, yang hingga kini tetap berjalan sesuai rencana dan ditargetkan rampung pada semester kedua 2026.

Pada pilar Modus-operandi Shift, Telkom terus memperkuat implementasi model Strategic Hold-Co melalui pengelolaan portofolio dan operasional bisnis yang terintegrasi pada empat segmen bisnis utama.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan akan sangat ditentukan oleh kekuatan infrastruktur digital yang kita bangun hari ini. Oleh karena itu, Telkom sebagai bagian dari Danantara Indonesia akan terus mengakselerasi transformasi dan memperkuat investasi pada kapabilitas digital guna menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, sekaligus menjadi katalis pertumbuhan lintas sektor dan memperkuat ketahanan ekonomi digital nasional," tutup Dian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.