Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 17:17 WIB | Oleh:
Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028 Doc: ANTARA/HO/Humas Pemprov NTT
Ket. Rapat Koordinasi Persiapan PON XXII 2028 dan PESONAS II 2026 kembali digelar di Ruang Rapat Gubernur NTT, Kamis (30/7).

KUPANG - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Pemerintah Pusat terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 dan Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026, dalam rapat yang digelar di Ruang Rapat Gubernur NTT, Kamis (30/7).

Rapat yang dipimpin Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma itu dihadiri Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Prof. Warsito, Asisten Deputi Pemberdayaan Pemuda dan Peningkatan Prestasi Bangsa Gatot Hendrarto, dan Analis Kebijakan Ahli Madya Suwito, dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). 

Sedangkan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dihadiri Asisten Deputi Olahraga Layanan Khusus Ahmad Arsani, dan Analis Kebijakan Ahli Madya Jenal Arifin, serta Perwakilan Special Olympics Indonesia Amran Siregar, dan Koordinator TD Pesonas Hanu Resinurjati.

Sebelum pelaksanaan PON 2028, terlebih dahulu digelar PESONAS II yang akan dilaksanakan pada 13–18 Oktober 2026 di Kupang, ibu kota Provinsi NTT. 

Johni Asadoma mengapresiasi kehadiran Kemenko PMK dan Kemenpora sebagai bentuk nyata komitmen Pemerintah Pusat dalam mendukung penyelenggaraan dua ajang olahraga nasional di NTT.  

"Kepercayaan yang diberikan kepada NTT sebagai tuan rumah bersama PON XXII Tahun 2028 merupakan amanah besar yang harus dipersiapkan secara matang, sementara penyelenggaraan PESONAS II Tahun 2026 menjadi momentum memperkuat olahraga yang inklusif dengan memberikan ruang dan kesempatan yang setara bagi atlet penyandang disabilitas intelektual untuk berprestasi," kata Johni.

"PON Tahun 2028 dan PESONAS 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk mempercepat pembangunan sumber daya manusia, memperkuat persatuan bangsa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah," tambah Johni.

Ia menegaskan keberhasilan penyelenggaraan kedua ajang itu hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi erat antara Pemerintah, Pemerintah Daerah, KONI, NPC Indonesia, Special Olympics Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan. 

"Tentunya sebagai tuan rumah, kami akan berjuang keras untuk mencapai lima sukses yang telah ditetapkan, yaitu sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, sukses ekonomi, dan sukses pariwisata," kata Johni.

Sementara itu, Warsito mengatakan penetapan NTT sebagai tuan rumah merupakan amanah dan kehormatan yang harus didukung bersama. 

Oleh karena itu, Kemenko PMK akan terus menjalankan fungsi koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian bersama Kemenpora serta kementerian/lembaga terkait untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana.

"Khusus untuk PESONAS, Pemerintah Pusat juga berkomitmen mendukung penyelenggaraan olahraga yang inklusif sebagai wadah pembinaan atlet penyandang disabilitas intelektual menuju ajang internasional," kata Warsito.

Warsito menegaskan pemerintah akan terus mengawal proses persiapan melalui koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya tata kelola penyelenggaraan yang transparan, perencanaan yang matang, pemanfaatan venue pasca-penyelenggaraan, serta mitigasi risiko agar PON 2028 dan PESONAS II Tahun 2026 tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga, tapi juga meninggalkan manfaat jangka panjang bagi pembangunan olahraga dan masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.