Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hebat! Anak Buruh Bangunan Asal NTT Jadi Lulusan Terbaik IPDN 2026

📅 Kamis, 30 Jul 2026, 08:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hebat! Anak Buruh Bangunan Asal NTT Jadi Lulusan Terbaik IPDN 2026 Doc: ANTARA
Ket. Aji Bayu Ramadhan meraih predikat lulusan terbaik IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026 dengan raihan IPK 3.84.

SUMEDANG - Aji Bayu Ramadhan, putra buruh bangunan asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), meraih predikat lulusan terbaik Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026 dengan raihan IPK 3.84 dari total 1.204 lulusan yang dilantik sebagai Pamong Praja Muda.

Aji seusai pelantikan Pamong Praja Muda di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu, mengatakan pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk meraih prestasi.

"Ini menjadi sebuah penghargaan dan juga kehormatan bagi kami untuk mendapatkan amanah dan juga doa langsung dari pimpinan tertinggi yang ada di Indonesia. Semoga dengan ini kami tetap semangat dan dapat menempuh tugas menjadi pamong praja yang baik ke depan," katanya.

Predikat lulusan terbaik tersebut ditetapkan dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Pelantikan Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri sebagai Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII Tahun 2026 yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian pada Jumat (24/6).

Aji adalah lulusan Program Studi Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan, Fakultas Manajemen Pemerintahan, asal pendaftaran Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ia adalah putra pasangan Winoto Hadi yang bekerja sebagai buruh bangunan dan Wahyuniarti, seorang ibu rumah tangga.

Menurut dia, pesan orang tua menjadi pegangan selama menjalani pendidikan di IPDN agar selalu rendah hati dan selalu mengayomi masyarakat berbagai kalangan.

"Amanah dari orang tua selalu berpesan untuk tetap rendah hati dan selalu ingat bahwa kami berasal dari masyarakat menengah ke bawah," ujarnya.

Menurut Aji, keterbatasan ekonomi yang dialaminya tidak menjadi hambatan selama menempuh pendidikan di IPDN karena kondisi tersebut justru menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan diri.

Usai dilantik sebagai Pamong Praja Muda, Aji mengatakan akan berupaya menerapkan pemanfaatan teknologi di pemerintahan sebagai jembatan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya sendiri sudah membuat tiga sistem yang bertujuan untuk melihat sekaligus menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat. Mudah-mudahan dengan sistem ini dapat sedikitnya mereduksi beberapa faktor birokrasi yang berdampak langsung kepada masyarakat," katanya menjelaskan.

Ia juga mengajak generasi muda, khususnya dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), agar tidak minder dalam meraih cita-cita melalui kerja keras, doa orang tua, dan semangat belajar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Daerah
Diduga Anggota Geng Motor, ...
Advertisement
Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.