Pemprov Gorontalo Terapkan Pertanian Modern PMAAS, Target Produksi Padi Tembus 10 Ton per Hektare.
Rabu, 29 Jul 2026, 12:08 WIBPemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo mulai menerapkan sistem Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PMAAS) sebagai upaya meningkatkan produktivitas padi hingga lebih dari 10 ton per hektare (ha), sekaligus mendorong kenaikan pendapatan petani.
Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Muljady Daeng Mario di Gorontalo, Rabu, mengatakan PMAAS merupakan inovasi budi daya yang mengubah pola tanam konvensional menjadi sistem yang lebih modern dan efisien.
Menurut dia, penerapan teknologi tersebut mengubah metode tanam dari sistem persemaian dan pindah tanam menjadi tanam benih langsung (direct seeding) menggunakan drum seeder.
"Kita sedang mendorong program intensifikasi melalui sistem PMAAS. Ini secara radikal mengubah kultur budi daya padi," katanya pula.
Ia menjelaskan sistem tersebut juga mengubah jarak tanam dari 25 x 25 sentimeter menjadi 3 x 25 sentimeter, sehingga populasi tanaman meningkat dari sekitar 300 ribu rumpun menjadi 800 ribu hingga satu juta rumpun per ha.
Dengan peningkatan populasi tanaman tersebut, potensi produktivitas padi diperkirakan dapat mencapai lebih dari 10 ton per ha.
Selain meningkatkan hasil panen, PMAAS juga menerapkan sistem irigasi berselang (intermittent irrigation), sehingga lahan tidak lagi digenangi air secara terus-menerus dan penggunaan air menjadi lebih efisien.
Muljady mengatakan penerapan PMAAS akan dicanangkan Pemprov Gorontalo bersama pemerintah kabupaten dan kota sebagai bagian dari upaya mempercepat modernisasi pertanian serta meningkatkan produksi dan pendapatan petani di daerah.
"PMAAS ini salah satu terobosan dalam upaya meningkatkan produksi dan pendapatan petani," katanya lagi.
- Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PMAAS)
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.