Menko Zulhas: Kopdes Tak Akan Matikan Usaha Warung Warga dan UMKM
Selasa, 28 Jul 2026, 14:20 WIBJAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Pangan Zulkifli Hasan menjamin Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak akan mematikan usaha warung maupun usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sejenisnya milik warga.
âSaya jelaskan, kopdes ini bukan toko, bukan supermarket. Jadi, tidak usah khawatir warung-warung, segala macam, ritel-ritel ini tidak ada ini, ya. Bisa saling melengkapi,â ujar Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, dalam konferensi pers terkait rancangan Perpres Tata Kelola Penyelenggaraan KDKMP yang digelar di Jakarta, Selasa (28/7).
Zulhas menjelaskan bahwa fungsi dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah menjadi infrastruktur pemerintah dalam hal menyalurkan barang-barang subsidi dan barang-barang bantuan pemerintah.
Selain itu, Zulhas menyampaikan KDKMP juga memiliki fungsi sebagai offtaker atau pihak pembeli produk-produk pertanian, seperti beras, gabah, dan lain-lain.
âKalau di daerah itu gabahnya ditentukan pemerintah Rp6.500, ternyata harganya tengkulak membeli Rp5 ribu. Maka, koperasi (merah putih) bisa membeli dengan Rp6.500, kerja sama dengan Bulog, ya,â ujar Zulhas.
Ke depannya, lanjut Zulhas, apabila KDKMP berkembang dengan baik, maka KDKMP memungkinkan untuk mengembangkan desa wisata, desa tematik, dan lain-lain.
âTetapi yang paling mendasar tadi, infrastruktur (penyalur subsidi) dan sebagai offtaker,â kata Zulhas.
Pemerintah menargetkan sekitar 25 ribu Koperasi Desa Merah Putih mulai beroperasi pada AgustusâSeptember 2026. Jumlah itu ditargetkan meningkat menjadi 35.862 unit pada akhir tahun.
Zulhas berharap Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat rampung pada pekan ini sebagai dasar operasional program tersebut.
âMudah-mudahan minggu ini selesai tata kelolanya agar semua bisa punya pegangan yang sama,â kata Zulhas.
- UMKM
- kopdes
- Menko Zulhas
- Usaha Warung Warga
- Tak Akan Matikan
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Dari Modal Rp5 Juta, Mama Khas Banjar Tumbuh Jadi Pusat Oleh-Oleh Berkat Digitalisasi
-
Kemendikdasmen Dorong Pelayanan SPMB yang Ramah dan Transparansi
-
Kemensos Perkuat Verifikasi Bansos Melalui Teknologi Wajah
-
UMKM Kewalahan Jalani Usaha? Ini Solusi Jitu yang Jarang Dilirik!
-
Siti Fauziah Dorong UMKM Berdaya Saing, Pasar Jadoel Reborn Pabelan Jadi Motor Ekonomi Rakyat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.