Harga Cabai Rawit Rp47.500/Kg, Telur Ayam Rp25.000/Kg
Selasa, 28 Jul 2026, 10:07 WIBJAKARTA â Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, yang dikelola Bank Indonesia, mencatat harga komoditas cabai rawit merah mencapai Rp47.500 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp25.000 per kg.
Berdasarkan data dari PIHPS yang dilansir di Jakarta, Selasa (28/7), pukul 08.50 WIB, selain cabai rawit merah dan telur ayam tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah di harga Rp30.000 per kg, bawang putih Rp27.500 per kg.
Selain itu, beras kualitas bawah I di harga Rp14.500 per kg, beras kualitas bawah II Rp13.700 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp15.800 per kg dan beras kualitas medium II di harga Rp14.700 per kg.
Lalu, beras kualitas super I di harga Rp16.500 per kg, dan beras kualitas super II Rp16.000 per kg.
Selanjutnya, PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp28.000 per kg, cabai merah keriting Rp48.600 per kg, dan cabai rawit hijau Rp30.000 per kg.
Kemudian, daging ayam ras segar Rp37.000 per kg, daging sapi kualitas I Rp130.000 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp120.000 per kg.
Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.000 per kg, gula pasir lokal Rp17.000 per kg.
Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp20.250 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp22.000 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp20.500 per liter.
- Harga Cabai Rawit
- Harga Telur Ayam
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Harga Cabai Rawit Rp52.750/Kg, Telur Ayam Rp22.650/Kg
-
Gebrakan Pemkot Banjarmasin! Pemuda Didorong Jadi Penggerak Pembangunan Daerah
-
Harga Cabai Rawit Tembus Rp67.350 per Kg, Telur Ayam Rp29.350! Cek Harga Terbarunya
-
Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol
-
Pertemuan Menlu China dan Korsel Soroti Situasi Terkini Semenanjung Korea
-
Bukan Sekadar Sampah! Langkah 'Cerdas' Pemkot Bima Sulap Botol Plastik Jadi Cuan
-
Kalimantan Bisa Saja Harus Eksodus Besar-besaran Hadapi Kabut Asap karena Terdapat 1.500 Zona Api
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.