Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Bogor Ungkap Kebijakan Tepat dan Kolaborasi Jadi Kunci Wujudkan Kota Sehat

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 14:25 WIB | Oleh:
Wali Kota Bogor Ungkap Kebijakan Tepat dan Kolaborasi Jadi Kunci Wujudkan Kota Sehat  Doc: kotabogor.go.id

BOGOR - Upaya membangun masyarakat sehat tidak cukup hanya melalui layanan pengobatan, tetapi harus dimulai dari perubahan perilaku dan pencegahan sejak dini.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, saat menjadi narasumber Diseminasi Hasil Joint External Review (JER) Bidang Promosi Kesehatan di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jakarta, Rabu (22/7).

Ia menyampaikan pengalaman Kota Bogor dalam mendorong perilaku hidup sehat melalui pendekatan promotif dan preventif, termasuk edukasi kesehatan kepada masyarakat. Menurutnya, layanan kesehatan juga perlu memperhatikan indikator kondisi masyarakat agar pemberian obat dapat lebih tepat sasaran dan tidak berlebihan.

"Persoalan penanganan kesehatan masyarakat bukan saja melalui promotif dan preventif, tapi juga perlu ada indikator yang bisa dijadikan sebuah acuan dalam memberikan obat-obatan bagi masyarakat yang mengakses layanan kesehatan," ujar Wali Kota Dedie Rachim.

Ia menambahkan, tenaga kesehatan juga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi kepada pasien mengenai dampak penggunaan obat serta alternatif penanganan yang dapat dilakukan selain mengandalkan obat-obatan.

Selain itu, Wali Kota Dedie Rachim mendorong adanya gerakan nasional maupun regulasi di tingkat pusat untuk mengendalikan kadar gula dan garam pada produk makanan serta minuman kemasan.

Menurut dia, konsumsi makanan dan minuman dengan kandungan gula maupun garam tinggi menjadi salah satu persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian bersama.

"Anak-anak yang gagal ginjal itu juga sudah banyak. Anak-anak yang minum kemasan kadar gula tinggi dan makanan gurih asin itu juga banyak, luar biasa. Jadi, ini harus ada gerakan nasional, bahkan harus disetting saja dari nasional, kadar gula yang sehat sekian, kalau industri masih bandel tidak boleh lebih," tutur Wali Kota Dedie Rachim.

Ia menilai kebijakan tersebut membutuhkan pembahasan komprehensif hingga tingkat regulasi agar dapat diterapkan secara luas.

Chief of Health UNICEF Indonesia, Mrunal Shetye, mengatakan UNICEF berkomitmen mendukung upaya penguatan perilaku hidup sehat melalui berbagai rekomendasi dan penyusunan rencana aksi bersama Kementerian Kesehatan.

Menurut dia, masih banyak pekerjaan yang perlu dilakukan untuk menutup kesenjangan dalam program kesehatan masyarakat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Megapolitan
Terus Diobok-obok, Kampung ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.