Festival Dalang Anak dan Remaja Digelar di Yogya, Jaring Dalang Mumpuni dari Kalangan Muda

Kamis, 23 Jul 2026, 14:45 WIB

YOGYAKARTA - Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 pada 21 hingga 24 Juli.

Diikuti sekitar 20 dalang dari lima kabupaten/kota di DIY, kegiatan tahunan yang digelar di Gedung Societet Militair, Taman Budaya Yogyakarta (TBY) ini dimaksudkan sebagai ajang pembinaan dalang muda.

Ket. Foto: Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Festival Dalang Anak dan Remaja 2026 di Taman Budaya Yogyakarta. — Sumber: Pemprov DIY

Festival tersebut menampilkan pertunjukan wayang kulit purwa dan wayang golek menak yang merupakan wadah bagi para dalang muda penerus sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian seni pedalangan di kalangan generasi muda.

Melalui penyelenggaraan ini, kekayaan seni budaya Jawa diharapkan terus hidup dan berkembang di tangan generasi penerus sehingga tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Daerah DIY dan Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) menjadi kunci dalam membina regenerasi dalang muda.

"Harapannya, proses pembinaan ini terlaksana dengan baik sehingga mampu membawa nama baik DIY di tingkat nasional melalui Festival Dalang Anak dan Remaja Tingkat Nasional," ujar Dian, seperti dilansir dari laman resmi Pemprov DIY, Rabu (22/7).

Dian mengatakan, penyelenggaraan tahun 2026 menghadirkan pembaruan dalam petunjuk teknis dibandingkan tahun sebelumnya. Seluruh peserta kini diwajibkan membawakan lakon yang telah ditentukan sehingga memiliki standar penilaian yang sama.

Penilaian tidak hanya berfokus pada keterampilan memainkan wayang, tetapi juga mencakup keutuhan alur cerita, ketepatan teknik keprak dan dodogan, kejelasan narasi, penguasaan vokal setiap tokoh, hingga keselarasan sabetan dengan iringan karawitan serta dinamika pertunjukan secara keseluruhan.

Pada kategori Wayang Kulit Purwa, penampilan peserta Kategori Anak dinilai oleh Ki Bayu Aji Nugroho, Ki Utoro Widayanto, dan Aneng Kiswantoro. Sementara itu, Kategori Remaja dinilai oleh Udreka, Edy Suwondo, dan Ki Albertus Juang Perkasa.

Sementara kategori Wayang Golek Menak, Kategori Anak dinilai oleh Ki Fani Rickyansyah, Eko Purnomo Teguh Wibowo, dan Ki R. Yuwon, Sementara Kategori Remaja dinilai oleh Dewanto Sukistono, Ki Faizal Noor Singgih, serta Indra Tranggono.

Salah satu dewan juri, Ki Albertus Juang Perkasa, menyampaikan harapannya agar festival ini mampu melahirkan dalang-dalang muda yang berkualitas dan siap mewakili DIY di tingkat nasional.

"Melalui ajang festival ini akan tersaring dalang-dalang yang mumpuni dalam bidang seni pedalangan untuk didelegasikan mengikuti Festival Dalang Anak Nasional di Jakarta. Selain itu, festival ini diharapkan dapat semakin mendukung upaya pemajuan kebudayaan di Daerah Istimewa Yogyakarta," ujarnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.