Adang Pencuri Motor, Pengemudi Ojek Malah Ditembak

Senin, 20 Jul 2026, 16:00 WIB

JAKARTA -- Seorang pengemudi ojek menjadi korban penembakan oleh terduga pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di kawasan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim).

Saksi mata bernama Evi (57) mengatakan saat itu, korban sedang menunggu penumpang yang membeli obat, dan situasi Jalan Palmeriam, Matraman, cukup ramai.

Ket. Foto: Rekaman CCTV yang memperlihatkan dua pelaku pencurian sepeda motor di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (18/7). — Sumber: ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

"Jadi, (korban) ngalang-ngalangin itu motor malingnya. Pas sudah dihalangi, langsung bunyi, 'dor' tembakan tuh. Saya langsung bilang, Lah, ditembak, ditembak," kata Evi di Jakarta, Senin.

Evi mengaku mendengar teriakan "maling" dari arah Pasar Palmeriam sebelum penembakan terjadi. Selain itu, ia juga melihat sekitar sepuluh warga lebih mengejar dua terduga pelaku tersebut.

Korban sempat terbaring di lokasi akibat luka tembak pada bagian paha sehingga mengeluarkan banyak darah.

"Tadinya tidak jatuh tuh. Pas saya teriak, 'berdarah itu, darah, darah, darah' saya gitu, langsung, jatuh itu orang (tidak mati), langsung dibawa puskesmas dulu tapi tidak diterima, dibawa ke rumah sakit," terang Evi.

Menurut Evi, pelaku menembakkan senjatanya ke arah korban saat mengendarai sepeda motor, kemudian melarikan diri ke arah Jalan Matraman Raya.

"Pakai masker dua pelaku itu. Orang-orang juga lihat, cuma tidak berani karena dengar tembakan. Saya saja langsung lari, takut," ucap Evi.

Sementara itu, pemilik motor Ilham (28) menceritakan peristiwa penembakan itu bermula saat warga mengejar dua terduga pelaku pencuri yang melarikan diri setelah mencuri motor RX-King di sebuah indekos yang tidak jauh dari lokasi penembakan. Pencurian itu diketahui oleh pemilik motor tersebut.

Saat itu, Ilham tengah memasak, lalu mendengar suara dari luar kamar dan mengira ada kurir paket yang datang.

"Selang sekitar lima menit apa sepuluh menit, saya pantau itu, langsung saya gedor pintu. Makanya, bunyi kayak suara tembakan itu (di CCTV)," kata Ilham.

Kedua dua pelaku gagal membawa kabur motornya lalu melarikan diri. Ilham sempat mengejar sambil berteriak meminta pertolongan warga.

"Kalau ditodongnya, saya baru sampai sini, sih, depan pagar. Habis itu, saya langsung ngumpet di pilar sini. Terus, saya spontan teriak di depan gerbang," ujar Ilham.

Teriakan Ilham kemudian didengar warga yang langsung berusaha mengejar kedua pelaku tersebut.

"Kalau ciri-ciri mukanya (pelaku), saya kurang paham, karena semuanya tertutup, pakai masker, helm, jaket, sama bawa tas, jadi tidak kelihatan sama sekali," ungkap Ilham.

Setelah kejadian itu, sejumlah anggota kepolisian mendatangi indekos tersebut untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari saksi-saksi. 

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.