Bandarlampung Expo Jadi Ajang Strategis, Pemprov Lampung Fokus Dorong UMKM.

Sabtu, 18 Jul 2026, 06:40 WIB

Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan Bandarlampung Expo berkembang menjadi ruang strategis yang mempertemukan pemerintah dan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Interaksi yang terbangun melalui kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap arah pembangunan yang tengah dijalankan," kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Bandarlampung, Sabtu

Ket. Foto: Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan saat memberikan sambutan pada kegiatan Bandarlampung Expo. Bandarlampung, Sabtu (18/7). — Sumber: Antara Foto

Menurut Marindo, Bandarlampung Expo juga menjadi penggerak ekonomi daerah melalui promosi dan transaksi berbagai produk unggulan UMKM, hasil karya masyarakat, serta produk ekonomi kreatif dari berbagai daerah.

Keberagaman produk yang ditampilkan, lanjut dia, menunjukkan UMKM Lampung terus berkembang dengan kualitas dan daya saing yang semakin baik sehingga memberikan manfaat ekonomi secara nyata.

Ia menyebut Bandarlampung Expo 2025 membukukan nilai transaksi sebesar Rp2,1 miliar atau melampaui target yang ditetapkan.

"Pencapaian tersebut menunjukkan Bandarlampung Expo bukan lagi sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan telah berkembang menjadi instrumen yang efektif untuk memperluas akses pasar," ujarnya.

Marindo berharap seluruh aktivitas ekonomi dan transaksi selama penyelenggaraan Bandarlampung Expo 2026 dapat didokumentasikan serta dicatat secara tertib, terukur, dan transparan.

Ia menambahkan, melalui kolaborasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Lampung, Bandarlampung Expo juga menjadi etalase promosi destinasi wisata, seni budaya, ekonomi kreatif, desa wisata, dan kuliner khas Lampung kepada masyarakat maupun calon investor.

"Berbagai pertunjukan seni budaya dan pameran ekonomi kreatif yang ditampilkan selama expo menjadi bukti bahwa Lampung memiliki kekayaan budaya yang layak diperkenalkan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional," kata dia.

Marindo mengatakan perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif merupakan tiga sektor yang saling menguatkan serta menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Ia menambahkan Kota Bandarlampung sebagai ibu kota provinsi memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan, jasa, pariwisata, dan investasi yang menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.

Bandarlampung Expo 2026 berlangsung selama sepekan, mulai 17 hingga 24 Juli 2026, dengan melibatkan 41 stan instansi pemerintah dan 50 tenant UMKM.

  • Bandarlampung Expo

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.