Pemkot Dukung Penyelenggaraan Festival Film Bandung

Jumat, 17 Jul 2026, 17:30 WIB

BANDUNG – Kota Bandung resmi menyelenggarakan Festival Film Bandung (FFB) ke-39 Tahun 2026 yang mengangkat tema "Sinema Rona Keluarga" sebagai cerminan tren perfilman Indonesia.

Penyelenggaraan festival yang didukung Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung ini diharapkan semakin memperkuat ekosistem perfilman sekaligus mendorong lahirnya karya-karya kreatif dari Kota Bandung.

Ket. Foto: — Sumber: Humas Kota Bandung

Hal tersebut disampaikan dalam Pengumuman Nominasi Film dan Narafilm Terpuji Festival Film Bandung ke-39 di Gulapadi Bandung, Kamis (16/7).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, mengatakan, Bandung memiliki sejarah panjang dalam perkembangan perfilman nasional.

Selain menjadi tempat lahirnya film panjang pertama Indonesia, Lutung Kasarung, Bandung juga merupakan bagian dari UNESCO Creative Cities Network yang terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.

"Film menjadi muara berbagai cabang seni, mulai dari teater, sastra, musik hingga tari. Berbagai pesan kemanusiaan dan budaya dapat disampaikan melalui film karena film merupakan bahasa yang universal," ujar Adi.

Ia berharap, kreativitas insan perfilman terus tumbuh dan Festival Film Bandung tetap menjadi salah satu kontributor penting dalam perkembangan perfilman Indonesia.

"Bandung harus terus mempertahankan kreativitasnya, termasuk dalam bidang perfilman. Forum Film Bandung melalui Festival Film Bandung ke-39 ini menjadi salah satu kontributor yang luar biasa bagi perkembangan perfilman nasional," kata dia.

Sementara itu, Ketua Regu Pengamatan Film Indonesia Forum Film Bandung, Rosyid E Abby, mengungkapkan, tema "Sinema Rona Keluarga" dipilih berdasarkan hasil pengamatan terhadap karya-karya yang tayang selama periode September 2025 hingga Juni 2026.

Menurut dia, keluarga menjadi benang merah yang paling kuat dalam berbagai genre film Indonesia, mulai dari drama, komedi, laga hingga horor.

"Film-film Indonesia banyak berbicara tentang hubungan ayah, ibu, dan anak, tentang kehilangan, harapan, konflik, hingga kehangatan keluarga. Sinema memberi warna bagi keluarga, dan keluarga juga memberi warna bagi sinema Indonesia. Itulah makna Sinema Rona Keluarga," ujar Rosyid.

Sedangkan Panitia Festival Film Bandung, Iwan Kusmawan menambahkan, selama periode pengamatan tersebut Regu Pengamat Forum Film Bandung telah menilai 344 karya, yang terdiri atas 144 film Indonesia, 151 film impor, 26 serial televisi, dan 23 serial web.

Pengumuman nominasi sendiri menjadi awal rangkaian Festival Film Bandung ke-39 sebelum malam puncak penghargaan pada 22 Agustus 2026.

Iwan juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Bandung terhadap penyelenggaraan Festival Film Bandung tahun ini.

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung. Mudah-mudahan ke depan dukungan Pemerintah Kota Bandung semakin besar sehingga Festival Film Bandung dapat berlangsung lebih meriah," tutur dia.

Malam puncak Festival Film Bandung ke-39 dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026, sekaligus menjadi ajang pemberian penghargaan kepada karya dan insan perfilman yang dinilai paling terpuji sepanjang periode pengamatan. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

KPK Ungkap Dugaan Pengondisian Audit BPK di Wilayah Lain Sumatera Selatan.

El Nino Mengganas, Honduras Tetapkan Status Darurat Kekeringan

Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro

Kemenag Satukan Guru Lintas Agama dalam Konfederasi Profesi Guru 2026–2030.

Namanya Mirip, Band Metal Demon Hunter Gugat Netflix terkait Pelanggaran Merek Dagang "Kpop Demon Hunters"

Bandara Kertajati Disiapkan Jadi Tempat Perawatan Pesawat Tempur TNI AU.

Harga Emas Antam Naik Rp80.000 Menjadi Rp2,725 Juta/Gr pada Kamis

Bantu Korban Gempa NTT, PMI DKI Jakarta Kirim Tim Medis ke Wilayah Terdampak

HUT ke-81 Jawa Barat, Sejarah Berdirinya Jabar Dibacakan dengan Lima Dialek Sunda.

Disperindag Kabupaten Lebak: Pasokan Melimpah, Harga Komoditas Cabai dan Bawang Turun 

Harga Cabai Rawit Rp52.750/Kg, Telur Ayam Rp22.650/Kg

Cegah Tawuran, Pemkot Jaksel Ngajak "Ngopi Cetar" di Kantor Wali Kotaa

Emas Antam Makin Mahal! Harga Hari Ini Meroket Rp80.000 per Gram Jadi Rp2,725 Juta/Gram

Harga Cabai Rawit Tembus Rp52.750/Kg, Telur Ayam Rp22.650: Cek Harga Pangan Terbaru!

Menhub Tegaskan Pembenahan Menyeluruh Keselamatan Pelayaran

Pangeran Harry dan Meghan akan Pindah Lagi ke Inggris

Jangan Sampai Terlewat! SIM Keliling Tersedia di 5 Lokasi Jakarta Hari Ini

Misteri Tiga Nelayan Hilang di Pantai Paseban, Tim SAR Jember Perluas Pencarian

Gerakan RAMAH Kembangkan Nilai Ekonomi Sampah Plastik di Kota Bima

Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.