Kasus Tenggelam Meningkat Tajam saat Gelombang Panas Melanda Jerman

Senin, 13 Jul 2026, 02:10 WIB

BERLIN – Sebanyak sembilan puluh sembilan orang dilaporkan tenggelam di Jerman pada Juni lalu, jumlah terbanyak sejak gelombang panas dahsyat melanda Eropa pada tahun 2003, menurut angka resmi.

Jerman termasuk di antara negara-negara yang dilanda gelombang panas yang menyengat di Eropa barat pada Juni, yang mencatatkan rekor suhu di beberapa tempat di seluruh negeri karena suhu mencapai setinggi 41,7 derajat Celsius.

Ket. Foto: Polisi menggunakan water cannon untuk menyiramkan air pada warga yang kepanasan di Stadium Olympic, Berlin, Jerman, pada akhir Juni lalu. Federasi Penjaga Pantai Nasional Jerman pada Minggu (12/7) melaporkan sudah 107 orang tenggelam di danau dan sungai saat gelombang panas melanda Jerman sejak Juni lalu. — Sumber: AFP/RALF HIRSCHBERGER

Gelombang panas di bulan Juni juga menyebabkan kebakaran hutan, kekacauan perjalanan kereta api, dan peningkatan angka kematian di Jerman.

“Jerman belum pernah mencatat jumlah kasus tenggelam sebanyak ini sejak gelombang panas Juni 2003, ketika 107 orang meninggal," ungkap Federasi Penjaga Pantai Nasional Jerman (DLRG) pada Minggu (12/7) seraya merinci bahwa sebagian besar korban tenggelam adalah pria muda.

Empat puluh di antara korban tenggelam berusia kurang dari 30 tahun, kelompok terbesar di antara mereka yang usianya diketahui, dan lebih dari 90 persen adalah laki-laki.

“Laki-laki lebih cenderung mengambil risiko berlebihan dan meremehkan bahaya. Mereka juga lebih sering memasuki air dalam pengaruh alkohol atau obat-obatan lain,” kata presiden DLRG, Ute Vogt.

DLRG pun menyatakan bahwa sebagian besar kasus tenggelam terjadi di danau dan sungai. SB/AFP/I-1

  • bahaya tenggelam
  • berenang

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.