Swedia Izinkan Ukraina Menjatuhkan Pesawat Russia Menggunakan Rudal Meteor

Jumat, 10 Jul 2026, 16:00 WIB

STOCKHOLM - Menteri Pertahanan Swedia menegaskan bahwa Ukraina berhak menggunakan rudal Meteor terhadap pesawat yang beroperasi di atas wilayah Russia.

Dari Militarnyi, dalam sebuah percakapan dengan para jurnalis, PÃ¥l Jonson ditanya apakah Ukraina diizinkan menggunakan rudal-rudal ini untuk menyerang target di wilayah Rusia.

Ket. Foto: Rudal MBDA Meteor di depan jet tempur SAAB JAS 39 Gripen. — Sumber: Istimewa

Sebagai tanggapan, kepala Kementerian Pertahanan Swedia menyatakan secara singkat: "Tentu saja."

Ukraina akan menerima rudal Meteor jarak jauh untuk digunakan dengan jet tempur Gripen.

Meteor adalah rudal berpemandu udara-ke-udara jarak jauh. Jangkauan yang dinyatakan melebihi 120 km, dan jangkauan maksimum untuk mengenai target diperkirakan mencapai 200 km. Rudal ini diproduksi oleh konglomerat pertahanan Eropa, MBDA.

Keunggulan utama Meteor adalah mesin ramjet yang dapat disesuaikan, yang memungkinkannya untuk secara efektif menyerang target pada jarak yang jauh lebih besar, bahkan jika target tersebut sedang aktif bermanuver.

Hal ini akan secara signifikan meningkatkan risiko bagi pesawat tempur Rusia, karena pesawat tempur dan pembom harus bereaksi lebih cepat terhadap peluncuran rudal udara-ke-udara dan melakukan manuver menghindar terlebih dahulu, yang akan meningkatkan kemungkinan mereka terkena serangan.

  • Jet Tempur Gripen

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.