Pemkot Banjarmasin keruk 100 titik sungai guna atasi banjir tahun ini
Kamis, 09 Jul 2026, 15:39 WIBBANJARMASIN --Â Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), memprogramkan normalisasi sungai dengan pengerukan dasar sungai yang mencapai 100 titik sungai sebagai upaya penanggulangan banjir pada tahun 2026.
Kabid Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin Khairina Rahmi di Banjarmasin, Rabu, menyampaikan program tersebut sudah berjalan sejak awal tahun hingga akhir tahun ditarget 100 titik sungai.
"Sejak awal tahun hingga Juni sudah sebanyak 49 titik sungai," paparnya.
Dengan rincian pada Januari sebanyak 14 titik sungai, Februari sebanyak tujuh titik sungai, Maret sebanyak empat titik sungai, April sebanyak tujuh titik sungai, Mei sebanyak enam titik sungai, dan Juni sebanyak sembilan titik sungai.
"Bulan ini terus berlanjut hingga mencapai target 100 titik sungai," paparnya.
Menurut Khairiani, normalisasi sungai yang dilakukan dengan pengerukan menggunakan alat berat sehingga kedalaman sungai sekitar 2,5 meter.
Ia mengatakan satu sungai bisa lebih dari satu titik dilakukan pengerukan sesuai kondisi kedangkalan yang terjadi. "Khususnya sungai yang berada di daerah sering terjadi banjir, itu prioritas untuk dikeruk dan dibersihkan," ujarnya.
Selain pengerukan secara swakelola, Pemkot Banjarmasin juga berencana menambah alat berat amfibi melalui sistem sewa untuk mempercepat pekerjaan di lapangan.
"Ini adalah program prioritas Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota, karenanya kita genjot pengerjaannya sebagai upaya penanganan banjir," paparnya.
Kondisi dataran Banjarmasin yang di bawah permukaan laut dan tanah rawa, serta banyak aliran sungai sehingga disebutnya Kota Seribu Sungai memicu banjir sering terjadi, tidak hanya karena intensitas hujan tinggi tapi sering terjadi air pasang tinggi.
- Keruk Kali
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.