Dongkrak Produktivitas Petani, KTNA Perkuat Kolaborasi dengan Syngenta

Kamis, 09 Jul 2026, 20:58 WIB

JAKARTA–Upaya mendongkrak produktitas petani terus dilakukan. Kali ini Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan PT. Syngenta Indonesia memperkuat komitmen dalam pengembangan kapasitas petani melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada sesi Rembug Utama PENAS KTNA XVII di Limboto, Gorontalo beberapa waktu lalu

MoU tersebut ditandatangani oleh Eryanto, Presiden Direktur Syngenta Indonesia, dan Ir. H. Mohammad Yadi Sofyan Noor, Ketua Umum KTNA Nasional. 

Ket. Foto: Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan PT. Syngenta Indonesia memperkuat komitmen dalam pengembangan kapasitas petani melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada sesi Rembug Utama PENAS KTNA XVII di Limboto, Gorontalo beberapa waktu lalu — Sumber: istimewa

Kerja sama ini menjadi pembaruan dari kolaborasi yang telah terjalin beberapa tahun terakhir, sekaligus memformalkan kerangka program pemberdayaan petani ke depan.

Ruang lingkup kerja sama mencakup tiga area utama, pertama, pemberdayaan petani berupa pelatihan, penyuluhan, dan pendampingan langsung kepada anggota KTNA di lapangan.

Kedua, inovasi teknologi benih dalam bentuk pengenalan teknologi perbenihan terbaru dari Syngenta Indonesia kepada petani anggota KTNA. Ketiga, program kapasitas bersama berupa kegiatan kolaboratif untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian petani.

“Kolaborasi ini membawa inovasi dan dukungan lebih dekat kepada petani. Syngenta Indonesia menjalankan kegiatan pemberdayaan petani melalui visi Petani MAJU, dengan fokus pada produktivitas, profitabilitas, dan keberlanjutan pertanian,” ujar Eryanto.

Program Praktis di Lapangan

KTNA menyambut baik kemitraan ini sebagai langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Program-program yang disusun akan selaras dengan kebutuhan di lapangan, termasuk fasilitasi alih teknologi dan pengetahuan.

Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan bersama antara lain kunjungan anggota dan pengurus KTNA ke fasilitas pengolahan benih jagung hibrida Syngenta Indonesia di Pasuruan, Jawa Timur. Di sana para petani melihat langsung proses operasional dan inovasi pengolahan benih.

Selain itu, kedua pihak juga aktif mempromosikan penggunaan produk perlindungan tanaman yang tepat dan bertanggung jawab melalui program Festival Stewardship.

“Kemitraan berkelanjutan ini adalah komitmen bersama untuk membekali petani dengan pengetahuan dan teknologi terbaru. Melalui pendampingan yang tepat di lapangan, kami optimis kapasitas dan kemandirian petani anggota KTNA akan semakin meningkat,” jelas H. Mohamad Yadi Sofyan Noor, Ketua Umum KTNA.

Penandatanganan MoU ini menegaskan kembali keterlibatan Syngenta Indonesia bersama KTNA dalam mendukung pengembangan kapasitas petani di Indonesia.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.