Menteri P2MI Mukhtarudin Ingin Kedekatan RI-India Buka Peluang Kerja Baru

Rabu, 08 Jul 2026, 11:15 WIB

JAKARTA – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, ingin kedekatan hubungan antara Indonesia dan India dapat membuka peluang ketenagakerjaan baru bagi masyarakat Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri.

"Kami di Kementerian P2MI mendukung penuh keputusan Presiden Prabowo," kata Mukhtarudin dalam sebuah pernyataan, Jakarta, dikutip KP2MI, Rabu (08/7).

Ket. Foto: Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) dan Perdana Menteri India, Narendra Modi (kiri). — Sumber: ANTARA

Pernyataan itu dia sampaikan setelah Presiden RI Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan tertinggi, Bintang Republik Indonesia Adipurna, kepada Perdana Menteri India, Narendra Modi, di Istana Merdeka, pada Selasa (07/7).

Mukharudin mengatakan dirinya mendukung penuh langkah Presiden RI memberikan penghargaan tersebut. Dia menilai penghargaan itu sebagai langkah diplomatik yang sangat strategis dan tepat.

Menurutnya, kepemimpinan PM Modi tidak hanya berhasil memperkuat hubungan bilateral kedua negara hingga mencapai level kemitraan strategis komprehensif, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, termasuk dalam sektor ketenagakerjaan dan pelindungan pekerja.

"Penghargaan ini adalah simbol apresiasi tertinggi atas komitmen PM Modi dalam membangun hubungan yang kuat dengan Indonesia. Sinergi ini menjadi fondasi kokoh untuk mempererat kerja sama di berbagai lini, termasuk peluang penguatan tata kelola dan pelindungan pekerja migran," kata Mukhtarudin.

Mukhtarudin juga mengapresiasi aspek historis yang disampaikan Presiden Prabowo, di mana penghargaan serupa sebelumnya pernah dianugerahkan kepada PM pertama India, Jawaharlal Nehru.

Menteri P2MI mengatakan kontinuitas hubungan baik tersebut menjadi modal berharga bagi Indonesia di panggung internasional. Terlebih, dalam kunjungan kenegaraan ini, kedua negara juga menyepakati sejumlah nota kesepahaman (MoU) di bidang kesehatan, teknologi, energi, hingga penguatan kerja sama ekonomi dan investasi.

"Kerja sama komprehensif yang disaksikan langsung oleh kedua pemimpin negara ini membuka peluang besar bagi transfer teknologi dan peningkatan kualitas SDM Indonesia," imbuh Mukhtarudin.

Mukhtarudin berharap ke depan hubungan baik Indonesia-India juga berdampak positif pada perluasan pasar kerja formal dan peningkatan pelindungan bagi tenaga kerja Indonesia di tingkat global.

Sementara itu, Bintang Republik Indonesia Adipurna sendiri merupakan tanda kehormatan sipil tertinggi yang diberikan negara kepada tokoh yang dinilai berjasa luar biasa dalam mempererat hubungan bilateral atau memberikan kontribusi penting bagi kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.